26 C
Yogyakarta
18 February 2020
Beranda Seni Sastra

Sastra

Yanti S Sastroprayitno

Puisi Yanti S Sastroprayitno

Tentangmu: Ria Tentangmu adalah rindu paling haru tangan mungil dalam genggaman dan celoteh-celoteh tentang impian Hamparan salju yang kau kirim dalam khayalan mengantar kita pada gelak tawa  untuk mikoo...
Kelana

Puisi Kelana

Fragmen Lewat garis-garis telapak tanganku kota mengabarkan para penjarah derap lars yang mengerap kaku memporak porandakan altar Tapi bunga tetap asyik dengan android sementara adzan yang menguar mirip pintu besi nyaring...
Arieyoko

Puisi Arieyoko

Ruang Tamu yang Sunyi Tak lengkap kursinya selain meja yang gumpil dengan taplak tua yang dekil Pada tahun pohon belimbing berbunga banyak tamu suka bertandang dengan wajah rupa-rupa, bau rupa-rupa,...
Fajar Santoadi

Puisi Fajar Santoadi

Aku bukan pahlawan Aku bukan pahlawan pun jangan kau sambut pulangku esok kalau pun tinggal jasadku yang sampai, tak perlu ribut-ribut bikin malu negara saja Aku cuma mengais Biar istriku...
Puisi Suyitno Ethex

Puisi Suyitno Ethex

Tegang Tenang, kau tak usah tegang, santai saja aku hanya ingin memastikan semata apakah kau benar-benar cinta Uh, kau menghela dan menahan nafas tatkala tanganku meraba sesuatu yang ada ditubuhmu Kau...
Maulidan Rahman Siregar

Puisi Maulidan Rahman Siregar

Seekor Naga kepada; Ev seekor naga muncul dari mulutmu dan membakar seluruh buaya pun juga seekor babi: aku kau mulai menyiapkan banyak bumbu kau berlindung di antara banyak hukum dan petuah...
Syamilul Hikam

Puisi M Syamilul Hikam

Di Lautmu laut ini tampak indah dipandangi orang orang boleh saja menyelaminya sesuka hati seribu pintu tersedia cuma-cuma tapi, harus punya kunci paling rahasia banyak sekali nelayan yang silih...
Cahirul Anwar

Puisi Chairul Anwar

Perempuan  Bermata  Sihir Hujan air  mata membanjiri  sungai di pelupuk mata Engkau  biarkan   cintaku  padamu   terus mengalir ke hilir Tetapi tak sampai membasuh daun-daun dan bunga.  Hanya...
Puisi Sulis Bambang

Puisi Sulistyowati

Reuni  Semua sudah kau punya Bahkan, banyak yang aku tak bisa memilikinya Apa yang bisa membuatmu kembali tertawa? Dan mengusir mendung yang menetap di mata Semoga, Seikat bunga rumput ini,...

Puisi Rofqil Junior

Besakih langit yang kejatuhan warna biru sekejap dirobek asap dupa dan ruap beluntas sekar di selangkangan kuping betapa sakralnya sepetak lapang pengabenan mengabadikan bau tubuh yang berupa-rupa. sama dengan tanah...

TERKINI