27 C
Yogyakarta
20 October 2019
Beranda Seni Sastra

Sastra

Puisi Eddy Pranata PNP

Mengayuh Sampan Sendirian Aku tidak sedih mengayuh sampan sendirian di laut yang puluhan tahun sudah kuarungi Aku mengenal betul ombak, karang-karang, bahkan buih-buih sepanjang garis pantai, yang sekali pun...
Dedet Setiadi

Puisi Dedet Setiadi

Atap terbuat dari sesobek malam yang dianyam tetua desa atap itu memayungiku dengan aturan adat yang pekat tubuhku ditidurkan di ranjang dibaluri ramuan tolak sawan agar tak dikutuk danyang di bawah atap, ada ratap di...
Marlin Dinamikanto

Puisi Marlin Dinamikanto

Kepada Pipi Kuyup Senyum senyap Menyayup redup Merayap hinggap Pipinya yang kuyup Hatinya bukan kerangka baja Hanya kayu lapuk sisa gusuran Tapi merasa indah bak seroja Bertapa di pekat comberan Senyum yang begitu...

Puisi Hafney Maulana

Ibadah Burung Burung-burung memalis musim, mematuk flat sunyi Dalam hutan meranggas dengan air mata membelukar tak bersungai Daun-daun jatuh berdenting sunyi tinggalkan waktu Hanya dada berdebar karang dalam penghambaan hamba yang menghamba Burung:...

Puisi Indri Yuswandari

Tersengat angka angka berputar bulan pucat mengikat jangkar kabut menyusup gelombang gelombang perahu hempas ke nadi karang pada gambar-gambar penanda pada nama-nama berpura pada kata yang tak terduga labirin membentang kota tua menerawang...

Puisi Aming Aminoedhin

Titik Nol Surabaya Berhenti pada pal titik nol Surabaya terasa hidup berlarian bagai kendaraan bersliweran tanpa henti tanpa kesudahan ribuan bahkan jutaan Pada pal titik nol Surabaya kulihat Tugu Pahlawan gagah tinggi...

Puisi Sus S. Hardjono

Gajah Wong : sungai Membelah nadi mengalir jauh ke hulu sejarah Tentang titah raja dan sultan Berserah mesti ikhlas mengucapkan janji sumpah Sebagai hamba yang amanah Amarah hanya akan membawa...

Puisi Susi Lestari

Hati Seorang Wanita wanita itu pandai menjaga hatinya dari luka tapi tidak menjaga hati lelakinya seolah mudah menambal utuh lagi “jika hujan dapat lunturkan dirimu dari tubuhku maka aku...

Puisi Mim A Mursyid

Ibu Ibu adalah kesetiaan Pada cinta dan kasih sayang. Sering desing tangisku Membunuh lelap malam tenangmu, Namun tetap kau teduh tanpa keluh. Kerap aku bersikap tak ramah Kala dada sempitku direnggut...

Puisi Yuliani Kumudaswari

Di Kapernaum Tersesat, di tembok tembok rerentuhan, menjadi kerdil di antara silsilah. Ingin menjadi buih, hilang di Galilea, namun musim tak lagi menyediakan ombak. Setangkai ranting...

TERKINI