Di tengah isu Virus Corona yang sedang melanda dunia, aktor dan presenter kenamaan, Darius Sinathrya mengungkapkan bahwa kebersihan adalah fondasi awal untuk terhindar dari berbagai penyakit. Dan semua dimulai dari rumah. Ia mengaku untuk mengajarkan kepada anak-anaknya tidak mudah, apalagi yang harus dibangun adalah kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan.

“Hal paling simpel mengajarkan anak untuk antre saja, butuh waktu tahunan, apalagi meningkatkan kesadaran untuk selalu hidup bersih dalam keseharian. Berawal dari kamar mereka, saya dan istri selalu meminta mereka membereskan sendiri, cuci piring termasuk membersihkan toilet,” papar Darius saat ditemui dalam acara Aksi Toilet Bersih ‘Langkah Awal Harpic Atasi Masalah Sanitasi’, Jumat, 31 Januari 2020, di Kawasan Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, Darius mengungkapkan tidak ada perbedaan dalam keluarga untuk menjaga kebersihan, misalnya bukan hanya anak perempuan yang wajib mencuci piring, semua harus memiliki skill yang sama, semua memiliki tanggung jawab yang sama. Tentunya semua kebiasaan menjaga kebersihan lebih dulu dilakukan oleh orangtua agar dicontoh oleh anaknya kelak.

“Menjaga kebersihan terlihat sepele, namun efeknya sangat besar dan bermanfaat nantinya. Kita sebagai orangtua harus memahami bahwa anak-anak butuh proses untuk mengerti bahwa kebersihan adalah bagian dari gaya hidup dan sesuatu yang harus dibiasakan,” kata dia.

Dalam acara tersebut juga terungkap fakta bahwa berdasarkan data WHO/UNICEF pada tahun 2012, Indonesia merupakan negara kedua terbesar di dunia di mana penduduknya masih mempraktikkan buang air besar sembarangan (BABS). Keadaan ini menyebabkan sekitar 150.000 anak Indonesia meninggal setiap tahun karena diare dan penyakit lain yang disebabkan sanitasi yang buruk.

Data terkini dari situs monitor Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dimuat di website Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa masih ada 8,6 juta rumah tangga yang anggota keluarganya mempraktikkan BABS.

Konten Terkait:  Era Baru Transportasi di Hindia Belanda

Menurut data STBM, 4.5 juta rumah tangga di Pulau Jawa pun masih mempraktikkan BABS. Hal ini mendorong Harpic, pembersih toilet yang diproduksi dan dipasarkan oleh Reckitt Benckiser, berkomitmen untuk mengentaskan permasalahan BABS di Pulau Jawa pada tahun 2025.

Untuk merealisasikan komitmen tersebut, Harpic menggandeng Water.org, SATO, dan Koperasi Simpan Pinjam Mitra Dhuafa (KOMIDA) untuk bekerja sama mengedukasi tentang pentingnya hidup bersih dengan dan memiliki toilet dan sanitasi layak.

Diskusi Perbaikan Sanitasi Buruh di Indonesia Bersama Harpic foto - Image Dynamic
Diskusi Perbaikan Sanitasi Buruh di Indonesia Bersama Harpic foto – Image Dynamic

Sebagai langkah awal, Harpic telah mengajak masyarakat untuk berkontribusi memberikan akses terhadap toilet yang lebih bersih kepada masyarakat yang membutuhkan melalui kampanye Aksi Toilet Bersih. Kampanye ini dimulai dengan ide yang sederhana, dengan membeli dua produk Harpic untuk membersihkan toilet rumah melalui e-commerce Shopee dan Lazada, pembeli berkesempatan untuk menyumbangkan 1 produk Harpic bagi mereka yang membutuhkan akses terhadap toilet bersih.

Kampanye ini dimulai sejak 27 November sampai dengan 30 Desember 2019 dan berlangsung di seluruh Indonesia. Dari kampanye tersebut, Harpic berhasil mengumpulkan 3.545 produk yang akan didonasikan kepada KOMIDA.

Kampanye Aksi Toilet Bersih ini pertama kali diluncurkan pada peringatan Hari Toilet Sedunia 2019 yang diperingati setiap tanggal 19 November. “Kampanye ini tidak hanya sekadar membeli dan mendonasikan produk, namun juga sebagai gerakan peningkatan kesadaran akan pentingnya akses sanitasi layak bagi kesehatan masyarakat.

Dengan turut serta dalam kampanye ini, masyarakat tak hanya mendapatkan toilet rumah yang 10 kali lebih bersih namun secara bersamaan berkontribusi untuk memberikan akses terhadap toilet dan sanitasi bersih bagi saudara kita yang membutuhkan,” ujar Luis Ramirez, Marketing Director Reckitt Benckiser Hygiene Home Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here