Sebuah majalah berbahasa daerah di Nusantara pada zaman Hindia Belanda yang cukup terkenal adalah Majalah Kajawen. Majalah ini terbit di Hindia Belanda pada tahun 1926—1940-an, sebelum kemerdekaan RI. Majalah Kajawen yang menggunakan aksara Jawa dan bahasa Jawa ini tidak hanya merekam peristiwa-peristiwa dan bangunan-bangunan di Nusantara saja, tetapi juga sering merekam peristiwa, bangunan, dan suasana sebuah kota di luar negeri. Salah satunya adalah Kota Stockholm, Swedia.

Kota yang terletak di tepi Danau Malar ini diabadikan di Majalah Kajawen, edisi nomor 78 tertanggal 29 September 1928. Foto suasana kota itu menjadi halaman sampul majalah tersebut.

Suasana salah satu sudut kota Stockholm, Swedia sekarang ini-foto-istimewa
Suasana salah satu sudut kota Stockholm, Swedia sekarang ini-foto-istimewa

Gambar pada halaman sampul majalah itu terlihat jelas, bahwa Kota Stockholm sudah begitu ramai di awal abad ke-20. Bangunan-bangunan kuno berderet-deret di sepanjang jalan, berseberangan dengan danau yang dipenuhi oleh kapal-kapal. Pada bagian atas gambar itu, ada tulisan Jawa, berbunyi “Swedhen”, yang berarti menunjukkan Negara Swedia.

Di bawah gambar, ada tulisan Jawa, berbunyi “Ing sapunika gentos santun sawangan kawontenanipun kitha Stockholm tanah Sweden. Kitha punika manggen sapinggiring Talaga Malar. Kapal alit-alit ingkang labuh ing ngriku ketingal tharik-tharik”. Yang artinya kurang lebih “Sekarang ganti mengisahkan pemandangan suasana Kota Stockholm di negara Swedia. Kota itu terletak di pinggir danau Malar. Kapal-kapal kecil bersandar di situ, terlihat berjajar-jajar”.

Kota Stockholm, Swedia yang pernah menjadi halaman sampul majalah Kajawen tahun 1928-repro-suwandi
Kota Stockholm, Swedia yang pernah menjadi halaman sampul majalah Kajawen tahun 1928-repro-suwandi

Gambar kuno di majalah Kajawen itu, dibandingkan dengan foto di zaman sekarang tidak terlalu jauh berbeda. Tampak di sana-sini gedung-gedung tua masih menghiasi kota tersebut. Lihat foto Kota Stockholm di masa sekarang.

Konten Terkait:  Pabrik Gula Colomadu Tahun 1867

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here