Dunia maya membuat orang bisa menyampaikan pendapat dengan bebas tanpa memikirkan sebab dan akibat yang bisa ditimbulkan. Mencermati keadaan ini, musisi muda asal Tangerang membuat single “Intimidasi Dunia Maya” yang menyuarakan bentuk perlawanan terhadap online bullying yang marak terjadi.

Putra dari mantan pelawak grup Empat Sekawan sekaligus mantan anggota DPR,  H Qomar ini  mulai tertarik dunia tarik suara sejak duduk di sekolah menengah pertama. Rupanya bakat seni ayahnya membawa ia mendalami dunia musik.

Dukungan keluarganya untuk berkarier di dunia musik ia manfaatkan dengan kerja keras, yaitu melanjutkan sekolah di Conservatory of Music Universitas Pelita Harapan pada konsentrasi sound design. Setelah lulus, Dimas mengawali karier musiknya bersama band alternatif Ladia juga sempat bergabung dengan grup Appasionata Bigband yang beraliran pop jazz.

Tahun 2014 Dimas Sufi akhirnya merintis karier musik solonya yang beraliran pop rock setelah berdiskusi dengan music producer-nya terdahulu, Made Indrayana. Ia telah menelurkan satu buah album penuh berjudul Merah, yang dikenal melalui single berjudul “Kopi”. Tidak hanya mendapatkan animo yang baik dari audiens, lagu tersebut pun didukung oleh organisasi non-pemerintah kelas internasional WWF.

Dimas Sufi Menulis Lagu-lagunya Sendiri foto - Dok pri
Dimas Sufi Menulis Lagu-lagunya Sendiri foto – Dok pri

Single “Intimidasi Dunia Maya” dirilis tahun 2018. Awalnya Dimas Sufi mengaku terinspirasi dari sebuah tayangan infotainment tentang kasus artis Prilly Latuconsina yang jatuh sakit karena kerap di-bully body shaming oleh warganet. “Sangat wajar kalau korban merasa tertekan bahkan depresi dan bisa lebih jauh akibatnya karena komentar orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” papar Dimas tentang lagunya.

Single  “Berita Imitasi” kemudian keluar belum lama ini sebagai bentuk respons dari berita-berita simpang siur dan permasalahan yang menimpa orang tedekatnya. Kegelisahan penyuka grup band Foo Fighters ini tak hanya dituangkan dalam lagu, ia juga bertindak sebagai sutradara dalam menggarap video klip dari setiap lagunya.

Konten Terkait:  Goro-Goro : Mahabarata 2 Teater Koma akan Bercerita tentang Padi, Wayang, dan Milenial

Penasaran dengan penampilan Dimas Sufi, silakan hadir di Galeri Indonesia Kaya, Sabtu 14 Desember 2019. Dimas akan tampil dalam intimate concert yang akan bercerita tentang perjalanan hidupnya dan bagaimana musik berperan di dalamnya lewat “Cerita Dimas Sufi”.

Dimas Sufi Rilis Berita Imitasi foto - Dok.pri
Dimas Sufi Rilis Berita Imitasi foto – Dok.pri

Kali ini Dimas Sufi mengajak Kenanya Hermanus sebagai music director yang akan mengemas karya-karya Dimas Sufi yang ber-genre Rock dengan menggabungkan konsep Mini Bigband. Dimas juga mengajak beberapa teman sesama musisi untuk ikut bercerita dengan gaya dan ekspresinya masing-masing, dalam menceritakan karya Dimas Sufi yang lebih banyak menceritakan isu sosial dan lingkungan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here