Ramesan mengingatkan orang pada sajian menu makanan dengan berbagai lauk dan sayur. Bisa juga disebut sebagai semacam nasi campur. Ramesan menjadi seperti gabungan berbagai jenis sesuatu yang menjadikannya indah, kuat, dan dinamis dalam keberagamannya. Ramesan itulah yang diambil sebagai tema pameran oleh Eko Nugroho Art Class di Pendhapa Art Space, Bantul, 21 November – 4 Desember 2019.

Eko Nugroho Art Class memaknai bahwa setiap anak mempunyai keunikan, karakter, cri khas dan keunggulannya masing-masing. Oleh karena itu tema Ramesan menjadi pilihan bagi pameran ini dengan suatu harapan dan maksud mampu menggambarkan berbagai perbedaan dalam keindahan kreasi visual. Sesuai tema, pameran Ramesan ini menghadirkan berbagai jenis karya siswa Eko Nugroho Class dalam berbagai teknik dan media.

Ramesan Art menjadi ruang pamer yang memfasilitasi berbagai hasil karya siswa dan menjadi sajian semacam ramesan. Pengunjung dapat menikmati berbagai menu karya dalam satu sajian yang nikmat. Dimungkinkan juga pengunjung akan kebingungan memilih karya mana yang akan dinikmatinya lebih lama atau semua karya ingin dicicipi secara merata.

Fragile, 40 x 50 cm, AOC, karya Jeanice Sharon Govita-Foto-A.Sartono
Fragile, 40 x 50 cm, AOC, karya Jeanice Sharon Govita-Foto-A.Sartono

Pameran ini secara utuh menggambarkan proses pembelajaran di Eko Nugroho Art Class. Ruang belajar yang sepenuhnya menitikberatkan pada proses dan bukan hasil, sehingga setiap siswa akan mampu mengoptimalkan potensi dirinya dan percaya diri atas hasil yang diciptakannya.

Pameran ini juga mengajak pengunjung untuk berbagi proses ini dengan yang lain; anak-anak yang belum beruntung mendapatkan kesempatan untuk berproses dalam perbedaan untuk keindahan. Seluruh karya siswa ini dilelang dan seluruh hasilnya akan disalurkan ke Panti Asuhan Atap Langit dalam bentuk memberikan pengalaman proses berkegiatan bersama Eko Nugroho Art Class.

Pameran Ramesan Art di Pendhapa Art Space-Foto-A.Sartono
Pameran Ramesan Art di Pendhapa Art Space-Foto-A.Sartono

Sejak 2015 hingga saat ini telah tercatat lebih dari 15 institusi yang menjalin kerja sama dengan Eko Nugroho Art Class (ENAC). Kesamaan dalam cara pandang mengenai kebutuhan ruang kreatif bagi anak sebagai ruang yang memberikan stimulus tumbuh kembang anak secara optimal, merupakan nilai yang mempertemukan ENAC dengan para kolaboratornya. Oleh karena itu pula, maka penyelenggaraan pameran ini juga menampilkan hasil karya para peserta workshop hasil kerja sama antara ENAC dengan Nanamiza Pizzeria dalam rangka ulang tahunnya yang ke-12 yang bertajuk Twelvegather (together). Nanamia Pizzeria adalah rekanan ENAC sejak 2015.

Konten Terkait:  Ki Hadjar Dewantara Juga Penyelamat Naskah Kuno

Selain itu, pameran ini juga menampilkan hasil karya siswa dari mitra sekolah ENAC, yaitu Smile Plus School. Sekolah yang yang meyakini bahwa setiap anak perlu diberikan dukungan atas apa yang menjadi ketertarikan mereka, dan telah menjadi rekanan ENAC sejak Mei 2019.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here