Kegiatan rutin tahunan Indonesia Menari yang diselenggarakan oleh www.indonesiakaya.com kembali digelar. Dari target 7.000 peserta, Indonesia Menari 2019 diikuti oleh 14.732 pendaftar untuk kategori kelompok dan individu di 7 kota tempat penyelenggaraan Indonesia Menari.

Gerakan Indonesia Menari mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan tarian tradisional yang dikemas secara modern. Setelah tahun lalu sukses dilaksanakan secara serempak di Jakarta, Bandung, Solo, dan Semarang, tahun ini Indonesia Menari 2019 semakin meriah dengan adanya penambahan tiga kota baru, yaitu Medan, Makassar, dan Palembang.

Para peserta yang terdiri dari perorangan, berbagai komunitas generasi milenial, sanggar tari, komunitas pecinta tari, sekolah dan universitas di Indonesia ini bersama-sama menari dan menunjukkan kemampuan mereka untuk memperebutkan total hadiah ratusan juta yang dipersembahkan oleh www.indonesiakaya.com dan BCA juga para pendukung lainnya yaitu Tiket.com, Gojek, dan Puma.

Renitasari Adrian, Program Director www.indonesiakaya.com mengatakan kegiatan Indonesia Menari diharapkan bisa memperkenalkan kembali gerakan tari Indonesia melalui medium populer seperti tari massal, sehingga dapat mendekatkan kembali masyarakat dengan budaya Indonesia dengan pengemasan yang lebih menarik, modern, dan kekinian.

“Selama penyelenggaraan Indonesia Menari, kami melihat besarnya antusias masyarakat di berbagai daerah untuk mengikuti kegiatan ini sehingga kami menambah kota penyelenggaraan menjadi 7 kota agar semangat cinta budaya semakin meluas di masyarakat,” ujarnya.

Indonesia Menari 2019 di Jakarta foto - Image Dynamic
Indonesia Menari 2019 di Jakarta foto – Image Dynamic

“Kami mendedikasikan satu hari di bulan November untuk pelestarian tari Indonesia melalui Indonesia Menari ini agar tari tradisional Indonesia menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri. Kami menggandeng para ikon yang menjadi opinion leader para milenial saat ini untuk turut mendorong generasi muda untuk lebih dekat dengan tari Indonesia.

Upaya ini tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja dan semoga apa yang kami lakukan saat ini dapat memberi inspirasi bagi pihak-pihak lain untuk ikut menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mengangkat tari tradisional Indonesia,” tambah Renitasari.

Konten Terkait:  Ki Geter Pramudji Widodo Beberkan Deretan Dendam Sengkuni

Pendaftaran dibuka secara berkala sejak awal September sampai dengan akhir Oktober melalui website www.indonesiakaya.com. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan terbuka untuk umum, Tidak ada rentang umur bagi peserta, selama masih bisa mengikuti koreografi Indonesia Menari 2019 dengan sempurna.

Namun, bagi peserta anak-anak wajib ditemani oleh pendamping. Seluruh peserta juga diwajibkan menggunakan tema etnik modern yang memberikan kebebasan bagi para peserta untuk menggunakan kreativitas masing-masing selama tidak akan mengganggu peserta lainnya.

(ki-ka) Giorgino Abraham; Ufa Sofura, koreografer; Mikha Tambayong
(ki-ka) Giorgino Abraham; Ufa Sofura, koreografer; Mikha Tambayong

Koreografi Indonesia Menari 2019 kembali dikonsep oleh Ufa Sofura yang telah menggeluti dunia tari sejak usia 17 tahun. Ufa mengemas gerakan tari tradisional secara modern tanpa menghilangkan pakem-pakem tari tradisional.  Para peserta diwajibkan untuk mengikuti gerakan tari yang telah dikonsep, namun gerakan ini terbuka untuk dikreasikan oleh para peserta kelompok.

Indonesia Menari 2019 dilaksanakan dengan konsep indoor yang tersebar di beberapa area mal di Jakarta, Bandung, Solo, dan Medan, serta konsep outdoor untuk Semarang dan Palembang. Selain itu, Indonesia Menari diramaikan dengan kehadiran pekerja seni yang akan turut menari bersama. Untuk Jakarta, Indonesia Menari 2019 diselenggarakan di Grand Indonesia dengan kehadiran Giorgino Abraham dan Mikha Tambayong, serta hiburan musik oleh Soundwave dan Devinta Trista.

Juara 1 Kelompok Indonesia Menari 2019 di Jakarta foto - Image Dynamic
Juara 1 Kelompok Indonesia Menari 2019 di Jakarta foto – Image Dynamic

“Mungkin masih banyak generasi muda sekarang yang berpikir kalau menarikan tari Indonesia itu sulit ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Dari peserta yang ikut Indonesia Menari ini juga beragam, mulai dari anak kecil sampai yang dewasa dan mereka semuanya menari dengan gembira dan menunjukkan bahwa menari itu mudah.

“Acara seperti ini keren banget karena tidak hanya senang-senang, tapi ada edukasinya juga dan visi untuk menyebarkan cinta budaya, cinta Indonesia ke masyarakat,” ujar Mikha Tambayong di Grand Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here