Perhatian! Ada Dua Hari Tidak Baik pada Pekan Ini

Memasuki siklus Wuku Wugu, Pawukon minggu ke-26 dari 30 minggu yang ada, Penanggalan Jawa 5 sd 11 Mulud, tahun Wawu 1953, periode 3 sd 9 November 2019

0
131
Wuku Wugu 26
Wuku Wugu 26

Pranatamangsa: memasuki Mangsa Surya V, usianya 27 hari, mulai dari 13 Oktober sampai dengan 8 November 2019 atau 13 Sapar – 10 Mulud. Candranya Pancuran Mas Sumawur ing Jagad (Pancoran emas jatuh di bumi) hujan mulai tiba. Ditandai dengan pohon empon-empon, pohon gadung dan pohon asem lebat daunnya, ular-ular berkeliaran. Orang yang lahir di mangsa ini rata-rata mempunyai wajah tampan dan cantik, tetapi bawel, mudah menegur kawan yang bersalah.

Dilanjutkan Mangsa Surya VI umurnya 43 hari mulai dari 9 November sampai dengan 21 Desember atau 9 Mulud sampai dengan 23 Bakdomulud. Candranya: Rasa Mulya Kasucian, datangnya musim penghujan ditandai dengan musim buah-buahan, di antaranya mangga, rambutan, durian. Orang yang lahir di musim ini wataknya sombong, tetapi cerdas.

Sementara itu, menghitung hari baik, untuk bepergian jauh memakai perhitungan panca suda. Panca artinya lima dan suda artinya dikurangi. Ada lima yang dihitung dengan urutan: 1. Suku, 2. Watu, 3. Gajah, 4. Baya, 5. Ratu, tetapi hanya satu angka yang dipakai yaitu angka yang jatuh pada akhir dari hitungan angka yang ada. Caranya dengan menghitung neptunya (jumlah angka hari lahir ditambah jumlah angka pasaran). Jumlah tersebut dihitung, jika jatuh pada gajah atau ratu berarti baik, tetapi arah perginya jangan menuju ke tempat kala. Sedangkan jika jatuh pada suku, watu atau baya, tidak baik untuk bepergian jauh.

Minggu Paing, 3 November 2019, kalender Jawa 5 Mulud, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Minggu + Paing, 5 + 9 = 14, jatuh pada perhitungan baya, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut ‘NUJU PATI’ dukacita dan sengsara. Naga dina berada di ‘kidul kulon’ (barat daya).

Senin Pon, 4 November 2019, kalender Jawa 6 Mulud, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Senin + Pon, 4 + 7 = 11, jatuh pada perhitungan suku, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut ‘DEMANG KANDHUWURAN’ sakit-sakitan. Naga dina berada di ‘wetan’ (timur).

Konten Terkait:  Fatamorgana Tulus Warsito di Albert Gallery Kota Tangerang

Selasa Wage, 5 November 2019, kalender Jawa 7 Mulud, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Selasa + Wage, 3 + 4 = 7, jatuh pada perhitungan watu, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut ‘MANTRI SINAROJA’ disenangi orang banyak. Naga dina berada di ‘lor wetan’ (timur laut).

Rabu Kliwon, 6 November 2019, kalender Jawa 8 Mulud, tahun Wawu 1953, tanggal sangar, tidak baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Rabu + Kliwon 7 + 8 = 14, jatuh pada perhitungan ratu, baik untuk bepergian jauh, tetapi jangan ke Timur, tempat Kala berada. Untuk pindah rumah disebut PITUTUR, banyak masalah. Naga dina berada di ‘kidul wetan’ (tenggara).  

Kamis Legi, 7 November 2019, kalender Jawa 9 Mulud, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Kamis + Legi 8 + 5 = 13, jatuh pada perhitungan gajah, baik untuk bepergian jauh, tetapi jangan ke Baratdaya tempat Kala berada.

Untuk pindah rumah disebut SATRIA PINAYUNGAN selamat dihormati orang banyak. Naga dina berada di ‘lor kulon’ (barat laut).

Jumat Paing, 8 November 2019, kalender Jawa 10 Mulud, tahun Wawu 1953, tanggal nahas tidak baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Jumat + Paing, 6 + 9 = 15, jatuh pada perhitungan ratu, baik untuk bepergian jauh, tetapi jangan ke Timur tempat Kala berada. Untuk pindah rumah disebut ‘MANTRI SINAROJA’ disenangi orang banyak.  Naga dina berada di ‘kidul wetan’ (tenggara).

Sabtu Pon, 9 November  2019, kalender Jawa 11 Mulud, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Sabtu + Pon  9 + 7 = 16, jatuh pada perhitungan suku, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut ‘NUJU PATI’ dukacita dan sengsara. Naga dina berada di ‘wetan’ (timur).

Jika yang dituju mengarah pada tempat Kala berada dapat disiasati dengan cara sebagai berikut. Sewaktu pertama kali melangkah meninggalkan rumah menghindari arah Kala berada, barulah setelah cukup jauh meninggalkan rumah, arah dapat diubah ke arah yang dituju.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here