Setelah sukses dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten  Ponorogo bekerjasama dengan WartaJazz menyelenggarakan hajatan Reyog Jazz Ponorogo (RYP) untuk kali kedua. Rangkaian acaranya dijadwalkan mulai dari Jumat 11 Oktober hingga 12 Oktober 2019 dan terbuka untuk masyarakat luas.

Ponorogo memang terkenal dengan tradisi Reyog-nya sangat mudah dijangkau dengan dibukanya Tol Trans Jawa, hanya sekitar 2jam-an baik dari Airport Juanda di Surabaya ataupun Adisoemarmo di Solo, dan hanya 30 menit perjalanan darat dari Madiun yang dilintasi Kereta Api.

Reyog Jazz Siap Digelar foto - Dok.Reyogjazz
Reyog Jazz Siap Digelar foto – Dok.Reyogjazz

Reyog Jazz Ponorogo kembali kami laksanakan, karena merupakan sarana yang efektif memperkenalkan Ponorogo lewat keelokan jazz berpadu keindahan telaga di atas bukit. Dengan kemudahan akses dan pembenahan infrastruktur menuju lokasi, kami mengundang para wisatawan untuk datang dan Menikmati Jazz berpadu dengan tradisi Reyog yang satu-satunya di Indonesia,” ujar Bupati Ponorogo Drs. H. Ipong Muchlissoni

Bupati Ponorogo Siap Pentaskan Reyog Jazz foto - Dok.Reyogjazz
Bupati Ponorogo Siap Pentaskan Reyog Jazz foto – Dok.Reyogjazz

Reyog Jazz Ponorogo 2019 ini bakal menghadirkan FARIZ RM Anthology yang terdiri dari Fariz Roestam Moenaf (keyboard/vocal) bersama Adi Darmawan (bass),†drummer Eddy Syakroni dan perkusionis nomor wahid Indonesia Iwan Wiradz.

Wajib tentunya menampilkan kolaborasi music dan Reyog, dimana kali ini yang hadir adalah kelompok Ber6 karena terdiri dari enam personil dan dipimpin oleh Denny Chasmala (gitar) bersama gitaris lain yakni Andre Dinuth, YankJay, Zendhy Kusuma.

Akan hadir pula Yandi Andaputra (drums) serta Franky Sadikin (bass). Mereka dijadwalkan akan berkolaborasi dengan penari dan pemusik Reyog Ponorogo dari Unit Kegiatan Mahasiswa di Kampus Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Festival ini juga menghadirkan musisi mancanegara yaitu drummer Yvon Thibeault (Kanada), gitaris Bennet Brandeis (Amerika Serikat), Brandon Julio (Indonesia) dan penyanyi asal Rusia Gala Ga yang tergabung dalam Batur Band.

Konten Terkait:  Menikmati Pameran Lepas Landas dengan Bebas di Tembi

Alunan suara nan lembut-melankolis akan ditampilkan penyanyi cantik lulusanAustralia, Sierra Soetedjo yang hadir bersama duet Tiyo Alibasjah (gitar) dan Dony Koeswinarno (flute/saxophone). Tampil pula komunitas Jazz tuan rumah dari Ponorogo yaitu dua grup Mrs. Holdingsky & The Apprentice – Jazzthilan Community (Ponorogo).

Komunitas lain yang turut hadir yaitu Aditya Ong Trio feat JJ (Solo Jazz Society ñ Jawa Tengah) dan Siluet (Komunitas Jazz Madiun ñ Jawa Timur). Selain konser, RYP juga memiliki rangkaian kegiatan lain yaitu Workshop Music di Kampus Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang akan menghadirkan Tiyo†Alibasjah pada hari Jumat, 11 Okt 2019 pukul 13.00 wib – selesai.

Lalu ada Pojok Edukasi dan Bersih-bersih Telaga Ngebel dengan menggandeng komunitas Ponorogo Resik-resik yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019 mulai pukul 07.00-08.00 bertempat di seputar area pertunjukan RYP.

Kegiatan bersama Ponorogo Resik Resik ini bertujuan mengajak dan mengedukasi masyarakat/pengunjung agar lebih peduli lingkungan untuk mewujudkan less waste festival.

Sementara itu Founder sekaligus Festival Director, Agus Setiawan Basuni yang juga Managing Director WartaJazz mengungkapkan Jazz Telaga berpadu keunikan Reyog dan musisi pendukungnya menjadi tambahan agenda dalam Untaian Jazz Festival di Indonesia. Penonton yang ingin hadir menonton RYP, cukup mengunduh undangan gratis lewat website www.ReyogJazz.com.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here