Pranatamangsa: memasuki Mangsa Surya IV, usianya 25 hari, mulai dari 18 September sampai dengan 12 Oktober 2019. Candranya Waspa Kumembeng Jroning Kalbu (airmata tergenang di dalam hati), memasuki musim labuh, peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan, ditandai dengan pohon kapas randu berbuah.  Orang yang lahir di mangsa ini wataknya baik, necis, pandai membawa diri.

Sementara itu, menghitung hari baik, untuk bepergian jauh memakai perhitungan panca suda. Panca artinya lima dan suda artinya dikurangi. Ada lima yang dihitung dengan urutan: 1. Suku, 2. Watu, 3. Gajah, 4. Baya, 5. Ratu, tetapi hanya satu angka yang dipakai yaitu angka yang jatuh pada akhir dari hitungan angka yang ada. Caranya dengan menghitung neptunya (jumlah angka hari lahir ditambah jumlah angka pasaran). Jumlah tersebut dihitung, jika jatuh pada gajah atau ratu berarti baik, tetapi arah perginya jangan menuju ke tempat naga. Sedangkan jika jatuh pada suku, watu atau baya, tidak baik untuk bepergian jauh.

Minggu Paing, 29 September 2019, kalender Jawa 29 Sura, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Minggu + Paing, 5 + 9 = 14, jatuh pada perhitungan baya, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut ‘NUJU PATI’ dukacita dan sengsara. Naga dina berada di kidul kulon (barat daya).

Senin Pon, 30 September 2019, kalender Jawa 30 Sura, tahun Wawu 1953. Hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Senin + Pon, 4 + 7 = 11, jatuh pada perhitungan suku, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut ‘DEMANG KANDHUWURAN’ sakit-sakitan. Naga dina berada di wetan (timur).

Selasa Wage, 1 Oktober 2019, kalender Jawa 1 Sapar, tahun Wawu 1953. Tanggal nahas, tidak  baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Selasa + Wage, 3 + 4 = 7, jatuh pada perhitungan watu, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut ‘MANTRI SINAROJA’ disenangi orang banyak. Naga dina berada di lor wetan (timur laut).

Konten Terkait:  Mahasiswa Arsitektur Universitas Ciputra Surabaya Mengamati Rumah Jawa

Rabu Kliwon, 2 Oktober 2019, kalender Jawa 2 Sapar, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Rabu + Kliwon 7 + 8 = 14, jatuh pada perhitungan ratu, baik untuk bepergian jauh, tetapi jangan ke Timur, tempat Kala berada. Untuk pindah rumah disebut PITUTUR, banyak masalah. Naga dina berada di kidul wetan (tenggara).  

Kamis Legi, 3 Oktober 2019, kalender Jawa 3 Sapar, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Kamis + Legi 8 + 5 = 13, jatuh pada perhitungan gajah, baik untuk bepergian jauh, tetapi jangan ke Baratdaya tempat Kala berada. Untuk pindah rumah disebut SATRIA PINAYUNGAN selamat dihormati orang banyak. Naga dina berada di lor kulon (barat laut).

Jumat Paing, 4 Oktober 2019, kalender Jawa 4 Sapar, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Jumat + Paing, 6 + 9 = 15, jatuh pada perhitungan ratu, baik untuk bepergian jauh, tetapi jangan ke Timur tempat Kala berada. Untuk pindah rumah disebut ‘MANTRI SINAROJA’ disenangi orang banyak. Naga dina berada di kidul wetan tenggara.

Sabtu Pon, 5 Oktober 2019, kalender Jawa 5 Sapar, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Sabtu + Pon  9 + 7 = 16, jatuh pada perhitungan suku, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut ‘NUJU PATI’ dukacita dan sengsara. Naga dina berada di wetan (timur).

Jika yang dituju mengarah pada tempat Kala berada dapat disiasati dengan cara sebagai berikut. Sewaktu pertama kali melangkah meninggalkan rumah menghindari arah Kala berada.  Baru setelah cukup jauh meninggalkan rumah, arah dapat diubah ke arah yang dituju.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here