Selama dua hari, yakni 13—14 September 2019, museum-museum di Kota Yogyakarta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Museum Kota (FKMK) Yogyakarta mengadakan pameran museum bersama di Omah Dhuwur dan HS Silver Kotagede Yogyakarta. Ada 10 museum yang mengikuti pameran bersama 2019, antara lain Museum Benteng Vredeburg, Museum Sandi, Museum Dewantara Kirti Griya, Museum TNI AD Dharma Wiratama, dan Museum Taman Pintar. Pameran bersama ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta melalui Dana Keistimewaaan, yang bekerja sama dengan FKMK Yogyakarta.

Acara pameran museum bersama dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Drs. Dwi Hana Cahya Sumpena (Kepala Bidang Sejarah dan Bahasa). Dalam sambutannya ia berharap semoga dengan diadakan pameran museum bersama ini, museum-museum di Kota Yogyakarta semakin dikenal masyarakat.

Medali penghargaan untuk Prof BJ Habibie dari ICAS Jerman koleksi museum Taman Pintar Yogyakarta-foto-suwandi

Sementara itu Ketua Umum Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY, yakni Ki Bambang Widodo dalam sambutannya juga berharap agar pameran museum ini dikomunikasikan kepada masyarakat, bisa lewat media sosial (medsos) maupun media elektronik dan cetak lainnya.

Pameran museum bersama ini menampilkan berbagai koleksi museum. Satu di antara koleksi yang dipamerkan adalah penghargaan berupa medali yang pernah diraih oleh Prof. BJ Habibie yang berkaitan dengan rumus keselamatan di pesawat terbang. Penghargaan von Karman diperolehnya pada tahun 1992 dari The International Council of The Aeronautical Sciences (ICAS) Jerman. Kenang-kenangan itu disimpan di Museum Taman Pintar Yogyakarta.

Sambutan pejabat Kota Yogyakarta saat pembukaan pameran museum-museum Kota Yogyakarta 2019-foto-suwandi

Sementara koleksi lain, seperti kepala manekin yang dulu pada zaman Romawi Kuno digunakan sebagai media sandi yang dituliskan di kepala budak dan koleksi gamelan saron serta foto dolanan anak Jawa. Sayangnya dalam pameran itu tidak banyak dipamerkan koleksi, karena tempatnya yang sangat terbatas.

Konten Terkait:  Kartun Mas Bekel
Para pengunjung melihat koleksi gamelan dari museum Dewantara Kirti Griya Tamansiswa-foto-suwandi

Selain pameran museum bersama, acara lain pendukungnya adalah talkshow living museum, jelajah living museum Kotagede, dan pagelaran wayang kulit. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here