Pranatamangsa: memasuki Mangsa Surya III, usianya 24 hari, mulai dari 25 Agustus sampai dengan 17 September 2019. Candranya Suta Manut ing Bapa (anak patuh pada orangtua), musim kemarau ditandai dengan panen palawija dan ubi yang menjalar di antaranya: uwi, gadung, mbili.  Orang yang lahir pada mangsa ini wataknya penuh kasih sayang, disiplin, adil dan jujur, suka menolong orang lain sehingga boros.

Dilanjutkan dengan Mangsa Surya IV, usianya 25 hari, mulai dari 18 September sampai dengan 12 Oktober 2019. Candranya Waspa Kumembeng Jroning Kalbu (airmata tergenang di dalam hati), memasuki musih labuh, peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan, ditandai dengan pohon kapas randu berbuah.  Orang yang lahir pada mangsa ini wataknya baik, necis, pandai membawa diri.

Sementara itu, menghitung hari baik, untuk bepergian jauh memakai perhitungan panca suda. Panca artinya lima dan suda artinya dikurangi. Ada lima yang dihitung dengan urutan: 1. Suku, 2. Watu, 3. Gajah, 4. Baya, 5. Ratu, tetapi hanya satu angka yang dipakai yaitu angka yang jatuh pada akhir dari hitungan angka yang ada. Caranya dengan menghitung neptunya (jumlah angka hari lahir ditambah jumlah angka pasaran). Jumlah tersebut dihitung, jika jatuh pada gajah atau ratu berarti baik, tetapi arah perginya jangan menuju ke tempat naga. Sedangkan jika jatuh pada suku, watu atau baya, tidak baik untuk bepergian jauh.

Minggu Pon, 15 September 2019, kalender Jawa 15 Sura, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Minggu + Pon, 5 + 7 = 12, jatuh pada perhitungan watu, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut PITUTUR, banyak masalah.

Senin Wage, 16 September 2019, kalender Jawa 16 Sura, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Senin + Wage, 4 + 4 = 8, jatuh pada perhitungan gajah, baik untuk bepergian jauh, tetapi jangan ke Baratdaya, tempat kala berada. Untuk pindah rumah disebut SATRIA PINAYUNGAN selamat dihormati orang banyak.

Konten Terkait:  Upacara Tumplak Wajik, Tahap Awal dari Prosesi Grebeg Keraton Yogyakarta

Selasa Kliwon, 17 September 2019, kalender Jawa 17 Sura, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Selasa + Kliwon, 3 + 8 = 11, jatuh pada perhitungan suku, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut NUJU PATI selalu sengsara dan berdukacita.

Rabu Legi, 18 September 2019, kalender Jawa 18 Sura, tahun Wawu 1953, tanggal sangar tidak baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Rabu + Legi, 7 + 5 = 12, jatuh pada perhitungan watu, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut DEMANG KANDHUWURAN sakit-sakitan.

Kamis Paing, 19 September 2019, kalender Jawa 19 Sura, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Kamis + Paing, 8 + 9 = 17, jatuh pada perhitungan watu, tidak baik untuk bepergian jauh. Untuk pindah rumah disebut MANTRI SINAROJA disenangi orang banyak.

Jumat Pon, 20 September 2019, kalender Jawa 20 Sura tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Jumat + Pon, 6 + 7 = 13, jatuh pada perhitungan gajah, baik untuk bepergian jauh, tetapi jangan Baratdaya tempat kala berada. Untuk pindah rumah disebut MACAN KETAWANG, sering cekcok dan banyak masalah.

Sabtu Wage, 21 September 2019, kalender Jawa 21 Sura, tahun Wawu 1953, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Panca suda: Sabtu + Wage  9 + 4 = 13, jatuh pada perhitungan gajah, baik untuk bepergian jauh, tetapi jangan ke Baratdaya, tempat Kala berada. Untuk pindah rumah disebut PITUTUR, banyak masalah.

Jika arah berpergian yang akan dituju bertepatan dengan tempat kala berada, dapat disiasati dengan merubah arah sementara, sewaktu meninggalkan rumah. (*)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here