Dua museum di Yogyakarta, yaitu Museum Sonobudoyo dan Museum Gumuk Pasir, ikut pameran yang diselenggarakan oleh Kabupaten Bantul dalam kegiatan Bantul Expo yang diselenggarakan di Pasar Seni Gabusan, Sewon, Bantul. Kegiatan pameran itu berlangsung tanggal 26 Juli sampai dengan 5 Agustus 2019.

Selain dua museum Yogyakarta tersebut, pameran juga menampilkan potensi daerah dari kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Bantul, seperti kecamatan Sewon, Pleret, Bantul, Kretek, Pajangan, dan lain sebagainya. Selain itu pameran juga diisi oleh dinas-dinas yang ada di Kabupaten Bantul, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, dan lainnya.

Seorang pengunjung melihat koleksi Museum Sonobudoyo bertema kepahlawanan dalam Bantul Expo-foto-suwandi

Kalau stand kecamatan kebanyakan menampilkan potensi wilayah, baik kuliner, kerajinan, budaya, dan pariwisata, maka stand museum lebih mengedepankan pameran koleksi. Sebab koleksi adalah jantungnya museum. Agar koleksi menarik bagi pengunjung, maka kedua museum yang ikut pameran tersebut, menyiasati dengan permainan yang menarik bagi pengunjung terutama anak-anak. Dengan permainan itu, diharapkan pengunjung selain mencoba permainan juga melihat koleksi, sehingga wawasannya tentang sejarah masa lalu terus bertambah.

Ada yang menarik di stand Museum Sonobudoyo. Anak-anak dan orang dewasa yang berkunjung dapat mencoba permainan semacam roulette yang berisi angka-angka. Setelah itu, anak-anak mendapat pertanyaan sesuai dengan angka yang diperoleh dalam permainan roulette. Pertanyaan-pertanyaan itu disesuaikan dengan koleksi yang dipamerkan, misalnya tentang siapakah tokoh Sukarno, Presiden Pertama RI. Pengunjung sebelum menjawab bisa melihat foto Sukarno dan membaca narasi yang terdapat di pameran itu. Apabila pengunjung bisa menjawab akan memperoleh door prize, seperti pulpen, gantungan kunci dan sebagainya.

Suasana stan museum Gumuk Pasir dalam kegiatan Bantul Expo 2019-foto-suwandi

Sementara itu, Museum Gumuk Pasir, sebuah museum yang terletak di pesisir pantai Parangtritis Bantul, untuk menarik pengunjung anak-anak menampilkan permainan puzzle. Permainan ini dilombakan. Ada 3 anak yang bersama-sama bermain puzzle. Pemenangnya adalah anak yang pertama bisa merangkai puzzle dengan benar. Pemenang akan mendapatkan hadiah dari museum Gumuk Pasir. Dengan cara seperti ini, maka pengunjung tidak akan bosan melihat koleksi museum dalam acara pameran. Diharapkan museum yang mengikuti pameran selalu berinovasi dalam menyuguhkan permainan-permainan yang bervariasi. (*)

Konten Terkait:  Warga Dusun Kuwaru Menggelar Upacara Sedekah Sewu Tumpeng

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here