Soto Tahu Mbah Wongso Kemasan mungkin merupakan soto yang paling unik. Mengapa? Ya, karena isiannya bukanlah daging sapi atau suwiran daging ayam, namun potongan-potongan tahu dan daun kemangi.

Pada awalnya menu Soto Tahu kemasan ini memang demikian adanya. Sajian Menu Soto Tahu Kemasan (yang dilengkapi dengan kemangi) ini mula-mula diracik oleh Mbah Wongso pada tahun 1952. Mbah Wongso menekuni profesi sebagai penjual Soto Tahu mulai dari tahun 1952-1970. Setelah itu profesi itu dilanjutkan oleh putranya yang bernama Mardjuki (63) bersama keluarganya yang menekuni profesi tersebut sejak 1970-sekarang.

Warung Soto Tahu Kemangi (insert) Mardjuki generasi kedua dengan putrinya Tri Wahyuningsih yang menjalankan warung itu -Foto-A.Sartono

Dalam perjalanannya soto tahu ini kemudian dilengkapi dengan aneka lauk lain, seperti iso, sate koyor, empal, sate usus, sate telur puyuh, ayam goreng, tahu/tempe bacem, dan lain-lain. Jadi, bagi Anda yang ingin menikmati Sate Tahu Kemangi Kemasan tidak perlu khawatir tidak akan mendapatkan lauk lain. Ada banyak tersedia lauk lain selain yang telah disebutkan, misalnya kerupuk, rempeyek kacang, rempeyek kedelai, bakso goreng, dan lain-lain.

Nama Kemasan yang melekat pada Soto Tahu Kemasan Kemangi ini merupakan nama dusun tempat Warung Soto Tahu Mbah Wongso/Mardjuki ini berdiri. Alamat warung ini di Dusun Kemasan, Desa Singosaren, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, DIY. Lokasi warung ini dapat dijangkau melalui Perempatan Ringroad Karanglo-Kotagede ke arah selatan atau kanan (ikuti jalur lambat). Setelah melewati Kampus STIKES Surya Global akan ditemukan pertigaan kecil. Ikuti pertigaan kecil tersebut ke arah kiri (selatan). Jarak warung itu dengan ring road hanya sekitar 20 meter saja.

Irisan Iso dan Soto Tahu Kemangi Kemasan Bantul Yogyakarta-Foto-A.Sartono

Secara umum rasa soto ini relatif sama dengan soto (ayam) yang ada di Yogyakarta. Akan tetapi keberadaan tahu dan daun kemangi yang menjadikannya berbeda. Aroma daun kemangi segar yang dipadu dengan kuah soto panas ternyata cukup nyambung sekaligus unik. Potongan tahu bacem yang menyatu dengan kuah sotonya juga cukup nyambung.

Konten Terkait:  Teater Koma Siap Pentaskan Lakon JJ Sampah-Sampah Kota 8 – 17 November

Keempukan dan rasa manis dari tahu bacem yang beraroma bawang dan daun salam menyatu dengan kuah soto yang beraroma rempah dan daun kemangi. Selain itu, jika Anda menikmati soto di tempat ini akan ditanya,”Pedas sekali, sedang, atau tidak pedas?” Mengapa ada pertanyaan demikian? Rupanya memang tidak disediakan sambal secara khusus di warung makan ini. Jadi, jika Anda memesan soto dengan rasa pedas yang kenceng, peracik soto akan langsung menggilas cabai rawit yang telah dikukus ke dalam mangkuk dengan jumlah relatif banyak. Demikian pula sebaliknya.

Soto Tahu Kemangi Kemasan dan aneka lauk pelengkap lainnya-Foto-A.Sartono

Warung Soto Tahu Kemangi Kemasan buka mulai pukul 06.00-14.00 WIB. Jam pagi dan jam makan siang adalah jam-jam tersibuk bagi warung ini. Jadi, jika Anda tidak ingin antre lama atau berjejalan ketika bersantap di warung ini sebaiknya Anda mengambil waktu di luar jam itu. Warung ini bisa dikatakan tidak pernah tutup kecuali memang ada keperluan khusus atau pemiliknya kecapekan. Dalam sehari rata-rata soto yang terjual di warung ini sekitar 200 mangkuk. Menurut Mardjuki dan putrinya, Tri Wahyuningsih, ada sedikit kendala jika musim hujan tiba. Pasalnya pada musim semacam itu daun kemangi umumnya naik harganya dan sulit dicari di pasaran. Sekalipun demikian, warung soto ini tetap berusaha untuk selalu menyediakannya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here