Ciao Lucifer Dari Belanda Konser Di Tembi Rumah Budaya

0
52

“Set intrument sederhana, namun menampilkan pertunjukan yang liar, dan penuh energi yang murni. Apa yang dilihat, itulah yang didapat, tanpa disadari, lagu pop sederhana ini membuat anda menari”

Erasmus Huis , Pusat kebudayaan Belanda kembali akan menyelenggarakan konser musik di Yogyakarta, kali ini Erasmus membawa grup music Rock duo Ciao Lucifer. Group ini beranggotakan Marnix Dorrestein (Gitar, vocal) dan Willem Wits (Drums, vocal) .

Mereka melakukan residensi di Yogyakarta mulai tanggal 13 Juni 2019 sampai tanggal 26 Juni 2019 di Tembi Rumah Budaya, Jogjakarta. Ciao Lucifer dalam penampilannya nanti, kamis (26/6) akan berkolaborasi dengan kelompok musik asal Jogjakarta, Rubah di Selatan.

Rubah di Selatan adalah grup musik yang mengusung unsur-unsur etnik dalam musiknya, kelompok ini juga beberapa waktu lalu berkesempatan mengadakan tour dan konser di beberapa kota di Eropa.

Konsep bermusik Ciao Lucifer sangat sederhana: persahabatan antara dua pemuda. Berawal dari kisah dua teman sekolah yang melihat musik sebagai sebuah kesempatan untuk berpergian

Lagu-lagu mereka telah diseleksi dengan baik oleh teman sejawat perempuan yang senang menari. Jika lagunya tidak disukai oleh teman-teman mereka, musiknya tidak dipakai. Yang tetap adalah persahabatan dalam bentuk musik. Lo-fi powerpop , ibarat Unknown Mortal Orchestra yang menyanyikan lagu cover dari Beatles di pernikahan The Kills.

Terlepas dari Ciao Lucifer, kedua anggota memiliki rekam jejak yang luas.Marnix Dorrestein (gitar, vokal) memiliki gelar sarjana dan master dari Departemen Musik Pop dari Conservatory of Amsterdam. Pencapaiannya meliputi rekor emas untuk memproduksi dan menulis bersama album ‘Kersvers’ dari Herman van Veen dan penghargaan Edison untuk adaptasi modern musik abad ke-17 untuk album ‘Hush’ dengan mezzo-soprano Nora Fischer.

Selain membuat musik, Willem Wits (drum, vokal) menyutradarai dan menulis untuk film dan teater. Pada 2012, ia lulus dari jurusan seni multidisiplin di Royal Arts Academy / Royal Conservatory di The Hague dan Leiden University.

Film debutnya, Dertig Meter, memenangkan kategori Film Pendek Belanda Terbaik di Festival Film Internasional Amsterdam. Film keduanya, Moment, ditayangkan di museum Van Gogh. Setelah lulus, ia telah mengerjakan banyak video, produksi teater dan proyek musik.

Jadwal Konser Ciao Lucifer:

Thu. 27 Juni 2019, Tembi Rumah Budaya, Yogyakarta
Wed. 3 Juli 2019, Studio Lokananta, Solo
Sat. 6 Juli 2019, Erasmus Huis, Jakarta

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here