Lika-liku Ganti Nama di Kalangan Etnis Tionghoa

0
16

Nama mempunyai banyak arti, harapan, doa atau pun ucapan syukur. Tiap-tiap suku bangsa atau etnis pasti mempunyai nama-nama khas yang biasa digunakan di kalangan mereka sendiri. Demikian juga etnis Tionghoa.

Meskipun telah menjadi penduduk di daerah lain bahkan telah berpindah kewarganegaraan, identitas nama etnis Tionghoa seperti di daerah asal tak jarang masih dipakai. Hal ini terjadi juga di Indonesia, sehingga menimbulkan ‘kelompok’ sendiri yang ‘terpisah’ dengan masyarakat yang lain.

Kemudian pemerintah memunculkan wacana untuk mengganti nama yang lebih ‘sesuai’ dengan statusnya sebagai warga negara Indonesia. Salah satu tujuannya adalah agar lebih mudah dalam membaur dan berinteraksi dengan kalangan lain.

Gagasan ini mulai ramai dan aktual di awal tahun 1960, terutama ketika Menteri Sosial Republik Indonesia, Moeljadi Djojomartono (waktu itu) bersuara menganjurkan penggantian nama. Atas gagasan tersebut ada yang setuju, netral dan menentang, dengan alasan masing-masing.

Bagi yang setuju, ganti nama akan bermanfaat dalam menyesuaikan diri, bisa lebih membaur dan mempermudah hidup di tanah air Indonesia. Penggantian nama dapat dilakukan sesuai dengan nama- nama yang biasa dipakai di daerah di mana mereka tinggal.

Kwik Kian Gie (ahli ekonomi Indonesia) adalah salah satu yang tidak setuju adanya penggantian nama. Baginya, penggantian nama tidak ada sangkut pautnya dengan nasionalis atau rasa cinta terhadap bangsa. Yang penting bukanlah nama, tetapi bagaimana sikap seseorang sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang baik.

Buku ini mermbahas tentang lika-liku penggantian mana etnis Tionghoa, undang-undang atau aturan dari pemerintah dan lain-lain. Yang jelas penggantian nama ini bersifat sukarela tanpa paksaan. Dan bila dirunut penggantian nama ini sudah pernah terjadi jauh-jauh sebelumnya.

Judul : Ganti Nama. Apa kata Ateng, Kwik Kian Gie, Mahbuh Djunaidi dll
Penyunting : Drs. H. Junus Jahja
Penerbit : Yayasan Tunas Bangsa, 1987, Jakarta.
Bahasa : Indonesia
Jumlah halaman : ii + 50

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here