Pada 12 April 2019, sebanyak 45 mahasiswi Program Diploma DIII Kebidanan Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Yogyakarta mengikuti kuliah Antropologi Sosial di Pendapa Tembi Rumah Budaya yang disampaikan karyawan Tembi, Albertus Sartono. Selama hampir dua jam, mereka tekun mendengarkan dan berinteraksi dengan Sartono, sebagai dosen tamu yang memberikan kuliah tentang nilai-nilai budaya Jawa. Kuliah ini merupakan bagian dari kerja sama antara Jurusan Kebidanan Poltekkes Yogyakarta dan Tembi Rumah Budaya.

Pada perkuliahan ini, Sartono menjelaskan tentang berbagai aspek dan makna nilai budaya Jawa, baik dari sisi religio-spiritual, moral, kemasyarakatan, adat dan tradisi, maupun pendidikan dan pengetahuan. Mulai dari konsep temen, nrima, sabar, dan rila sampai falfasah golong gilig, sawiji, greget, sengguh, ora mingkuh. Nilai-nilai ini sesungguhnya merupakan nilai-nilai mendasar dalam kehidupan, termasuk dalam pekerjaan.

Penjelasan tentang hamemayu hayuning bawana – Foto Barata

Apa yang disampaikan Sartono penting sebagai bekal aplikasi nilai budaya Jawa dalam kehidupan bermasyarakat. Pengetahuan teknis kebidanan tidaklah cukup. Perlu bekal untuk mengetahui dan memahami nilai-nilai budaya Jawa saat terjun di tengah masyarakat. Sehingga pekerjaan akan lebih optimal dan bernilai lebih. Bukan sekadar melakukan, namun disertai penghayatan dan kesadaran yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here