Dari beragam pecel, mungkin pecel Jawa Timur yang paling diminati. Dan dari beragam pecel Jawa Timur, bisa dibilang primadonanya adalah pecel Madiun. Karenanya tidak heran, warung pecel Madiun kita temui di banyak kota, termasuk di Yogyakarta.

Salah satu warung nasi pecel Madiun yang layak dicoba adalah warung nasi pecel pincuk khas Madiun Bu Dwi, yang berlokasi di Jl Gajah Mada No 15, utara ex-bioskop Permata. Patut dicoba karena ini warung baru yang belum banyak dikenal. Dibuka pada Juni 2018, usianya hampir genap setahun. Selain itu, tentu saja karena rasanya yang menggoda, lebih sedap dibanding beberapa warung pecel Madiun yang pernah saya coba.

Warung pecel Madiun Bu Dwi – Foto Barata

Jangan meremehkan pemiliknya, Rio Burhan, yang masih berusia 22 tahun. Memang lazimnya, anak muda menangani kuliner modern, bukan kuliner tradisional. Namun ternyata sambel pecel warung ini dibuat oleh Bu Dwi dan suaminya, orangtua Rio yang berdomisili di Madiun. Sampel pecel ini merupakan resep warisan nenek Rio, Eyang Suratmi (86 tahun) yang juga tinggal di Madiun. Eyang Suratmi yang dikaruniai usia panjang dulu pernah membuka warung pecel pada tahun 1962.

Dengan legitimasi sambel pecel yang benar-benar khas Madiun tempo dulu ini, Rio pun berani membuka warung pecel Madiun di Yogyakarta. Ia menjalankan bisnis ini di sela-sela kuliahnya di Jurusan Akuntasi UPN Veteran, Condong Catur.

Nasi rawon, menu andalan Jawa Timur – Foto Barata

Sebagaimana kekhasan pecel umumnya, keunggulannya terletak di sambel pecel. Karenanya, khusus sambel pecel dikirim orangtuanya dari Madiun. Sedangkan sayuran dan lauk ditangani Rio bersama stafnya. Pecel di warung ini melibatkan daun bayam, daun pepaya, kenikir, kacang panjang, tauge, kemangi, petai china (mlanding), serundeng, tempe orek, dan kerupuk lempeng/gender. Terkadang ditambahi kembang turi.

Sayuran itu disiram dengan sambel kacang beserta jeruk purutnya yang menjadi kekhasan pecel Madiun, hasilnya memang rasa yang menggugah. Rasa gurih, manis dan pedasnya berbalut dengan takaran pas. Ukuran manisnya tidak ditambah, sama dengan di Jawa Timur. Tapi pedasnya tidak segarang di Jawa Timur. “Menyesuaikan lidah orang Yogya,” kata Rio.

Daftar harga menu pecel Bu Dwi – Foto Barata

Harga nasi pecel ini Rp 10.000. Untuk lauknya ada beberapa pilihan. Mulai dari telur dadar atau ceplok, telur asin, tahu bacem. tempe, ayam, bandeng, sampai rolade, martabak, paru, rempela ati, usus, dan empal. Selain nasi pecel, warung ini juga menyediakan nasi rawon, kuliner andalan lainnya dari Jawa Timur.

Warung ini buka setiap hari, termasuk tanggalan merah, sejak pukul 06.00 sampai pukul 19.00. Jadi bagi yang ingin sarapan, bisa mampir di sini. Tempatnya bersih dan cukup luas. Menurut Rio, dalam sehari rata-rata terjual 200 porsi nasi pecel. Sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu biasanya terjual sekitar 300 porsi. Ini termasuk pesanan lewat layanan Go-Food. (*)

PETA LOKASI:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here