Band legendaris Slank baru saja meluncurkan bisnis barunya; ‘Slank Kafe’, sebuah warung kopi di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan. Jika selama ini semua kegiatan dan tempat nongkrong para Slanker identik dengan Gang Potlot, Kalibata, Slank memberikan “base camp” baru, sebuah tempat yang tak kalah nyaman dan tentu asik buat nongkrong.

Personil Slank terkenal sangat menyukai kopi, terbukti dengan usaha pertama mereka ‘Slank Kopi’ yang kini sudah tersebar di berbagai kota. Bisnis ini juga membuka lapangan pekerjaan yang sangat luas. Pasalnya hanya dengan membayar 2 juta rupiah, kita sudah mendapat berbagai kebutuhan untuk membuka kedai kopi sendiri.

Menu di Kafe Slank – Foto – Rosiana

Kembali ke Slank Kafe, meski kafe ini tidak terlalu besar, namun tetap memberikan daya tarik tersendiri untuk para Slanker, karena selain bisa ‘kongkow’ sambil minum kopi bukan tidak mungkin bisa bertemu dengan para personil Slank, tanpa harus jauh-jauh lagi datang ke Potlot. Apalagi sepanjang hari lagu milik band yang terbentuk sejak 1983 ini selalu diputar.

Kopi Terlalu Manis Untuk di Lupakan Foto – Rosiana

Menu di Slank Kafe dibuat sesimpel mungkin. Selain suguhan kopi asli Indonesia, yaitu Gayo Arabica dan Wonosobo Robusta, mereka menyediakan berbagai cemilan untuk menemani secangkir kopi.

Suasana Slank Kafe Foto – Rosiana

Uniknya mereka memberikan nama-nama khusus dalam tiap menu yang terinspirasi dari judul lagu milik mereka, ada “Mawar Merah” yaitu kopi susu dengan citarasa frambozen, “Hijau Alami” kopi susu dengan sentuhan rasa pandan, “Terlalu Manis untuk Dilupakan” yaitu kopi susu dengan gula aren, “Pisang Goreng Anyer” dan lain-lain.

Pisang Goreng Anyer Foto – Rosiana

Sejak dibuka, antusisme pengunjung kafe tidak pernah sepi, bahkan saat Tembi datang siang hari, tampak pengunjung ramai memadati kafe. Selain mencari tempat nongkrong yang nyaman, harga kopi dan cemilan yang cukup terjangkau menjadi nilai jual kafe ini. Harga kopi, misalnya, mulai dari Rp 18.000 – Rp 22.000 sementara cemilan mulai dari Rp 15.000 – Rp 20.000. (*)

Konten Terkait:  Bedah Buku Kamu Terlalu Banyak Bercanda ala Marchella dan Kawan-kawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here