Beberapa masjid kuno di Jawa sudah sejak lama menjadi “jujugan” atau tujuan utama bagi umat muslim untuk melakukan sholat, terutama sholat Jumat. Sebut saja Masjid Demak, Masjid Kotagede dan Masjid Gedhe Kauman Keraton Kasultanan Yogyakarta, serta tidak ketinggalan pula masjid Gedhe Kauman Keraton Kasunanan Surakarta. Masjid-masjid itu selalu dipenuhi oleh para jamaah ketika sholat Jumat.

Hal itu tergambar dari foto Masjid Gedhe Kauman Keraton Surakarta yang ditampilkan oleh majalah berbahasa dan beraksara Jawa, Kajawen, edisi 26 tanggal 31 Maret 1928. Gambar suasana Masjid Gedhe Kauman Keraton Kasunanan Surakarta itu menjadi halaman sampul majalah yang diterbitkan oleh Balai Pustaka tersebut.

Halaman sampul majalah Kajawen yang memuat gambar masjid Gedhe Kraton Solo tahun 1928-repro-Suwandi

Pada halaman sampul itu, tertera foto suasana Masjid Gedhe Kauman Solo usai sholat Jumat. Di atas foto, tertulis “Masjid Ageng ing Surakarta”, yang berarti masjid besar atau Masjid Gedhe di Surakarta yang tidak lain adalah Masjid Gedhe Kauman Keraton Kasunanan Surakarta. Sementara di bawah gambar tertulis “Untabing tetiyang bibar sembahyang Jumuwah. Ing dinten mekaten wau, ing salebeting masjid ingkang agengipun samanten punika ngantos bentet kebak tiyang” yang artinya suasana masjid usai sholat Jumat, hari seperti itu di dalam masjid yang begitu besar penuh sesak orang yang hendak sholat.

Gambar detail bisa dibaca di Perpustakaan Tembi Rumah Budaya Yogyakarta. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here