Pementasan teater musikal bertajuk “Cinta Tak Pernah Sederhana” digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 16-17 Maret 2019. Lakon ini menceritakan bagaimana kisah cinta Adam dan Hawa yang terlihat rumit.

Pada Jumat, 15 Maret 2019, Happy Salma selaku produser menggelar penampilan premier teater musikalnya yang dipersembahkan untuk awak media. Para pemain dengan ciamik memainkan perannya. Reza Rahadian berperan sebagai Adam sementara Marsha Timothy berperan sebagai Hawa.

“Lakon ini mengangkat 25 penyair Indonesia, dan menghadirkannya ke panggung menjadi suatu alur kisah dalam percakapan dan nyanyian,” ujar Happy Salma saat ditemui Tembi.

Teuku Rifnu Wikana saat beradu peran dengan Sinta Nursanti Foto Raden Satrio

Drama musikal yang disutradarai oleh Agus Noor ini membawakan 26 puisi cinta yang ditulis oleh para penyair Indonesia seperti Chairil Anwar, Subagio Sastrowardoyo, WS Rendra, Sapardi Djoko Damono, Wiji Thukul, Acep Zamzam Noor, dan Joko Pinurbo.

Tidak hanya puisi yang ditampilkan para pemain yang terlibat seperti Reza Rahadian, Marsha Timothy sebagai Hawa, Teuku Rifnu Wikana (penyair), Atiqah Hasiholan (perempuan malam), Chelsea Islan (perempuan malaikat), dan Sita Nursanti (perempuan pemuja rahasia) menyuguhkan koreografi tari yang dipadukan dengan nyanyian sehingga membuat penonton terpukau.

Agus Noor selaku sutradara pementasan berharap pertunjukan tersebut bisa menyajikan pertunjukan puisi yang menarik untuk ditonton. “Saya berharap pertunjukan ini menjadi cara lain untuk menghadirkan puisi di atas panggung, yang tak hanya dibacakan, dideklamasikan, atau dinyanyikan,” ujar Agus Noor saat di wawancarai Tembi seusai pementasan.

Reza Rahardian saat berperan menjadi Adam yang kehilangan hawa Foto Raden Satrio

Sementara itu penampilan Atiqah Hasiholan dalam pementasan ini cukup menarik perhatian. Ia mendapat peran perempuan malam, yang ia tampilkan secara luwes. Atiqah harus melengkapi perannya sambil bernyanyi dan bergoyang dangdut.

Dalam lakon itu ia jatuh cinta hingga rela membiarkan tubuhnya habis dibelai oleh seorang penyair yang diperankan oleh Teuku Rifnu. Kedua insan itu lalu saling cinta.

Namun, seperti judul pentasnya, cinta keduanya tak bisa bersatu. Mereka terpisah dan bertemu kala kematian mendekati keduanya. Istri Rio Dewanto itu juga tak canggung mengenakan pakaian gaun merah yang seksi serta riasan wajah yang menor sambil asik berjoget dangdut. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here