Jumat tanggal 1 Maret 2019, Yogyakarta kembali memperingati peristiwa Serangan Umum yang terjadi pada 70 tahun lalu. Berbagai acara kembali digelar untuk mengenang para pahlawan yang gugur pada peristiwa itu, antara lain dengan acara ziarah kubur, malam tirakatan, upacara bendera, seminar, dan pameran.

Pada kegiatan pameran, digelar di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pada tanggal 1—5 Maret 2019. Pameran kali ini digelar oleh Yayasan Pak Harto dan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Yayasan Pak Harto menggelar pameran buku-buku Pak Harto dan juga foto-foto yang mengisahkan tentang perjuangan Pak Harto hingga menjadi Presiden RI ke-2.

Temu tokoh pelaku sejarah dalam acara pameran SO 1 Maret di Museum Benteng Vredeburg-foto-Suwandi

Sementara itu Museum Benteng Vredeburg menggelar pameran dengan tema “Dari Jogja, RI Berdaulat”. Koleksi museum yang dipamerkan adalah benda-benda bersejarah berkaitan dengan Serangan Umum 1 Maret 1949, seperti senjata, topi, peralatan kedokteran, peta, patung tokoh, mesin jahit, tas perjuangan, alat rumah tangga, dan lainnya.

Selain itu dalam pameran, Museum Benteng Vredeburg juga menggelar acara “Temu Tokoh Pelaku Sejarah” dengan para pengunjung. Acara ini dilaksanakan di teras sisi utara Museum Benteng Vredeburg, dengan menampilkan tokoh-tokoh seperti: Samidjo, Djuwariyah, Soebardi, Soemadi, dan Brotosudarmo. Satu acara lainnya siaran dialog langsung yang disiarkan radio lokal.

Siaran dialog pameran museum yang disiarkan langsung radio lokal berkaitan dengan SO 1 Maret-foto-Suwandi

Ada banyak pelajar yang menyempatkan diri untuk mengunjungi pameran Serangan Umum 1 Maret 1949 ini. Begitu pula dengan para pengunjung masyarakat umum. Dari pameran ini, diharapkan pengunjung lebih paham dengan peristiwa yang terjadi 70 tahun lalu, sehingga dapat mengambil hikmahnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here