Chairil Anwar (1922-1949) adalah penyair pelopor Angkatan 45. Sajak-sajaknya tersebar dan dimuat di berbagai majalah dan surat kabar. Tidak hanya surat kabar atau majalah kebudayaaan atau yang memiliki rubrik kebudayaan khususnya kesusastraan, tetapi juga yang tidak begitu mementingkan kesusastraan.

Chairil Anwar diduga sudah menggemari kesusastraan sejak duduk di bangku sekolah rendah. Ia pada awalnya membuat berbagai sajak dengan corak Pujangga Baru. Tetapi karena dirasa tidak memuaskan baginya, corak ini kemudian ditinggalkan. Jiwanya yang bebas, jelas tidak mau terikat dengan “aturan-aturan” tertentu seperti yang terdapat dalam Pujangga Baru. Kemudian ia membuat berbagai sajak sesuai yang diinginkan, baik dari segi bahasa, jumlah suku kata, panjang kalimat maupun jumlah baris.

Sajak Chairil Anwar yang sudah dibukukan adalah Deru Campur Debu yang diterbitkan pertama kali oleh penerbit Pembangunan pada tahun 1949. Yang kedua berjudul Kerikil Tajam dan yang Terempas dan yang Putus oleh Pustaka Rakyat tahun 1949. Kumpulan sajaknya bersama Asrul Sani dan Rivai Apin berjudul Tiga Menguak Takdir diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1950.

Chairil Anwar dapat dikatakan adalah orang yang pertama-tama merintis jalan dan membentuk aliran baru dalam kesusasteraan Indonersia. Ia dapat dikatakan orang yang terbesar pengaruhnya dari Angkatan 45. Sajak-sajaknya menggambarkan jiwa, semangat dan cita-cita muda, yang sebelumnya masih asing bagi penyair-penyair Indonesia. Karya-karyanya bersifat terus terang, memperbarui, penuh semangat hidup, bergerak dan menggerakkan.

daftar isi Chairil Anwar

Selain sajak, Chairil Anwar juga menulis prosa. Di samping karya sendiri ada juga karya berupa terjemahan dan saduran. Buku ini membahas tentang berbagai karya Chaiwil Anwar, cara-cara berkarya, karya asli, terjemahan maupun saduran.

Judul : Chairil Anwar. Pelopor Angkatan 45. Disertai Kumpulan Hasil Tulisannja
Penulis : HB. Jassin
Penerbit : Gunung Agung, 1956, Djakarta
Bahasa : Indonesia
Jumlah halaman : 157

sampul buku Chairil Anwar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here