Seluk-beluk Tradisi Moci di Tegal Jawa Tengah

0
197

Teh merupakan salah satu bahan pokok untuk membuat minuman. Minuman teh dikenal luas di dunia dan di beberapa tempat ada suatu tradisi minum teh. Teh bukan lagi sekadar minuman tetapi menjadi bagian dari adat istiadat. Salah satunya di Tegal, Jawa Tengah.

Tradisi minum teh di Tegal lebih dikenal dengan istilah moci. Moci berasal dari poci yaitu tempat menyeduh teh, sebelum dituang untuk diminum. Sejak kapan di Tegal ada tradisi moci, belum diketahui secara pasti. Tetapi yang jelas sudah menjadi tradisi yang turun temurun sejak lama.

Moci bisa dilakukan di rumah, di warung atau tempat-tempat lain yang diinginkan. Tradisi ini didukung oleh perkebunan teh (walaupun tidak luas sehingga kekurangannya diambilkan dari luar), pabrik teh dengan berbagai hasil olahan tehnya, perajin gerabah poci (yang saat ini justru didatangkan dari luar Tegal) dan pecinta teh. Di Tegal petani teh juga memiliki tradisi membuat teh secara tradisional atau olahan tangan.

Urutan moci, teh dimasukkan ke dalam poci, kemudian dituangi air panas mendidih. Setelah beberapa saat, air teh dituang ke dalam cangkir yang telah diisi gula dan tidak perlu diaduk, agar gula larut sedikit demi sedikit. Bila air di cangkir habis tinggal dituangi lagi dari poci yang telah diisi air panas kembali.

Gula pun tidak perlu ditambah karena masih ada atau belum larut semua. Moci dapat berlangsung sebentar, dapat pula lama tergantung keinginan. Moci biasanya ditemani makanan ringan yang rasanya cenderung asin atau gurih seperti kacang dan tahu goreng. Sambil moci dan makan makanan ringan mereka ngobrol tentang berbagai hal.

Tradisi moci di Tegal 3
Tradisi moci di Tegal 3

Dari tradisi moci ini kemudian berkembang tradisi yang ada hubungannya dengan poci. Yaitu mantu poci dan sunatan poci. Acaranya sama hanya orangnya diganti poci. Hal ini biasanya dilakukan oleh mereka yang sudah lama menikah tetapi belum dikaruniai anak. Harapannya dengan melakukan mantu poci dan sunatan poci, mereka segara dikaruniai anak.

Tradisi moci banyak mengandung nilai-nilai baik dari segi sosial, ekonomi, politik maupun budaya. Di dalamnya ada nilai keterbukaan, kerendahan hati, kesabaran, kebersamaan, saling menghargai dan latihan mengendalikan pikiran agar dapat fokus pada sautu hal.

Judul : Tradisi Moci. Minum Teh di Tegal Jawa Tengah
Penulis : Siti Munawaroh, Mudjijono, Th. Esti Wuryansari
Penerbit : BPNB, 2018, Yogyakarta
Bahasa : Indonesia
Jumlah halaman : x + 117

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here