Warna Yogyakarta di Museum Saint Taman Pintar

0
46
Koleksi motif-motif klasik parang batik Jawa di museum Taman Pintar Yogyakarta. Foto: Suwandi
Koleksi motif-motif klasik parang batik Jawa di museum Taman Pintar Yogyakarta. Foto: Suwandi

Museum Saint Taman Pintar Yogyakarta yang baru saja bergabung dalam organisasi Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY pada Agustus 2018 dan menjadi anggota yang ke-38, memiliki banyak koleksi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, sejarah, dan budaya yang dibagi dalam beberapa zona. Dua di antaranya adalah zona Nusantara dan zona keraton.

Pada zona keraton, ditampilkan koleksi foto raja-raja Keraton Yogyakarta, di antaranya adalah Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) IV hingga HB X, patung mini prajurit-prajurit hingga maket Keraton Yogyakarta. Foto raja-raja Keraton Yogyakarta berukuran cukup besar sekitar 1 m x 1,2 m yang dipajang di dinding zona ini. Setiap foto raja dilengkapi dengan narasi yang memuat, antara lain: nama kecil, tanggal lahir, silsilah, tanggal “jumeneng” atau naik tahta, dan gelar.

Koleksi gamelan Jawa di museum Taman Pintar Yogyakarta menarik bagi pengunjung untuk berswafoto. Foto: Suwandi
Koleksi gamelan Jawa di museum Taman Pintar Yogyakarta menarik bagi pengunjung untuk berswafoto. Foto: Suwandi

Sementara nama patung kesatuan prajurit Keraton Yogyakarta yang dipajang, di antaranya adalah prajurit Wirabraja, Daeng, Patangpuluh, Nyutra, Surakarsa, Mantrijero, Ketanggung, dan Bugis.

Pada zona Nusantara, ditampilkan berbagai koleksi daerah, di antaranya adalah motif-motif klasik batik Jawa (Yogyakarta), gamelan, keris, dan wayang Jawa. Berbagai motif klasik Parang dipamerkan di ruang atau zona Nusantara ini. Dari sini kita bisa mengetahui bahwa motif klasik Parang itu ternyata sangat banyak, di antaranya adalah Parang Kusuma, Parang Barong, Parang Rusak, Parang Srimpi, Parang Templek, Parang Tuding, Parang Kuru, Parang Temu, Parang Cumpring, dan Parang Curiga. Sementara itu koleksi gamelan Jawa bebas untuk dimainkan dan sering juga untuk berswafoto.

Koleksi foto HB IX yang dipamerkan di zona karaton museum Taman Pintar Yogyakarta. Foto: Suwandi
Koleksi foto HB IX yang dipamerkan di zona karaton museum Taman Pintar Yogyakarta. Foto: Suwandi

Dua zona tersebut cukup menghibur pengunjung Museum Saint Taman Pintar yang ingin mengetahui tentang koleksi budaya Jawa, yang beberapa di antaranya tadi telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Selain itu, sekaligus melengkapi koleksi-koleksi lain yang lebih didominasi oleh koleksi-koleksi ilmu pengetahuan dan teknologi, yang menjadi ciri khas Museum Saint Taman Pintar. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here