Tampilan Baru Museum Dharma Wiratama Yogyakarta

0
14
Pengunjung berfoto di koleksi senjata yang bisa langsung diraba oleh wisatawan di Museum Dharma Wiratama Yogyakarta. Foto: Suwandi
Pengunjung berfoto di koleksi senjata yang bisa langsung diraba oleh wisatawan di Museum Dharma Wiratama Yogyakarta. Foto: Suwandi

Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama berbenah diri. Museum yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman 75 Yogyakarta ini di penghujung tahun 2018 telah selesai men-display ulang ruangan dan koleksi-koleksinya agar tidak ketinggalan zaman serta dilirik oleh generasi milenial. Peresmian tata letak ulang telah di-launching pada Sabtu, 19 Desember 2018.

Re-opening Museum Dharma Wiratama tersebut dibarengkan dengan re-opening Museum Panglima Besar Jenderal Sudirman yang terletak di Bintaran Yogyakarta, dilakukan dengan mengundang relasi museum, birokrat, akademisi, komunitas peduli sejarah, pelajar, dan lainnya.

Pengunjung melihat salah satu sudut koleksi yang telah ditata ulang di Museum Dharma Wiratama Yogyakarta. Foto: Suwandi
Pengunjung melihat salah satu sudut koleksi yang telah ditata ulang di Museum Dharma Wiratama Yogyakarta. Foto: Suwandi

Sebelum dilakukan re-opening, pihak museum mengajak para undangan untuk bersepeda bersama-sama dari Museum Sudirman menuju Museum Dharma Wiratama dengan jarak sekitar 5 km, dengan melewati beberapa tempat sejarah di wilayah Kota Yogyakarta, seperti bekas pabrik senjata Purosani, Hotel Tugu, RRI Yogyakarta, dan Kotabaru.

Setiba di Museum Dharma Wiratama, seluruh peserta diajak melihat-lihat ruang dan penataan baru koleksi museum. Terlihat sekali perbedaan display ruang sebelum dan sesudah direhab. Pada ruang medan atau palagan tempur, ditampilkan palagan dari masing-masing daerah seperti Palagan Semarang, Palagan Surabaya, Palagan Ambarawa, Palagan Medan, Palagan Bandung, Palagan Bali, Palagan Palembang, dan lainnya.

Dua patung menghiasi halaman depan Museum Dharma Wiratama Yogyakarta usai ditata ulang. Foto: Suwandi
Dua patung menghiasi halaman depan Museum Dharma Wiratama Yogyakarta usai ditata ulang. Foto: Suwandi

Masing-masing display palagan tersebut dilengkapi dengan patung-patung kecil yang menggambarkan pertempuran melawan Belanda. Sementara di dinding, dilengkapi dengan gambar, foto, rute perang, dan keterangan lainnya. Suasana sangat menarik sehingga banyak pengunjung yang betah di ruangan ini. Banyak di antara mereka yang melakukan selfi.

Di tengah ruangan ini, ditampilkan ratusan senjata asli yang pernah digunakan dalam perang. Juga replika bambu runcing yang ikut mewarnai perang kemerdekaan dulu. Ratusan senjata asli dari berbagai tipe dan jenis itu, menghiasi keempat sisi dinding yang telah dipatri, sehingga tidak bisa diambil sembarangan. Di tempat inilah banyak pengunjung yang kemudian bisa meraba, melihat, dan berselfi dengan latar senjata-senjata tersebut.

Penonton melihat film perjuangan di salah satu ruang Museum Dharma Wiratama Yogyakarta. Foto: Suwandi
Penonton melihat film perjuangan di salah satu ruang Museum Dharma Wiratama Yogyakarta. Foto: Suwandi

Memasuki ruang lain, pengunjung akan dapat melihat koleksi lainnya yang dilengkapi dengan layar sentuh dan teknologi informasi lain yang modern. Sepertinya, berkunjung ke Museum Dharma Wiratama, juga menjadi salah satu pilihan kunjungan yang harus segera dijadwalkan. Apalagi berkunjung ke tempat ini gratis. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here