Ganara Art Jakarta bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menginisiasi kegiatan yang disebut Mari Berbagi Seni dengan program Critical Thinking and Social Inclusion Through Visual Art Educatioin. Program ini telah melibatkan 11.000 anak dan guru di Jakarta, Bogor, Tangerang, Makassar, dan beberapa pulau di Kepulauan Maluku. Bulan September 2018 Mari Berbagi Seni melaksanakan program tersebut di Yogyakarta yang ditujukan untuk siswa/I SMA/SMK Sederajat. Dalam kesempatan ini SMK Koperasi dan SMK Negeri 4 Yogyakarta terpilih untuk mengikuti program Mari Berbagi Seni.

Program tersebut dijalankan selama 8 minggu dengan materi antara lain: Still Life Drawing, Satu-satu Jadi Padu, Mandala, Keragaman Alam dalam Karya, dan Ragam-ragam Rona. Setelah melewati proses belajar di dalam kelas,seluruh siswa berbagi seni dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) dan membawakan materi Ragam-ragam Rona yang telah mereka pelajari sebelumnya. Apa yang dilakukan siswa SMK ke SLB ini menjadi rangkaian implementasi keseluruhan program. Dapat dikatakan bahwa mereka bertandang ke sekolah atau tempat lain agar tidak senjang.

Keberagaman yang Mempersatukan, AOC, 20 x 30 cm, 2018 karya Angela Fanania Dioni Putri, X UPW 2 SMK N 4 YK. Foto: A.Sartono
Keberagaman yang Mempersatukan, AOC, 20 x 30 cm, 2018 karya Angela Fanania Dioni Putri, X UPW 2 SMK N 4 YK. Foto: A.Sartono

Program Mari Berbagi Seni pada intinya memuat kegiatan seni rupa yang disertai dengan diskusi untuk mencapai visi dan misinya, yaitu berpikir kritis dan inklusi sosial. Dalam program ini kegiatan seni digunakan sebagai media untuk mengenali serta memahami pikiran, perasaan, serta nilai-bilai dalam diri orang lain. Contohnya dalam Still Life Drawing. Pada program ini orang daiajak untuk menggambar bentuk untuk belajar tentang keragaman sudut pandang. Dalam Ragam-ragam rona semua orang saling belajar dan dikenalkan pada keanekaragaman warna yang menjadi simbol keanekaragaman suku, ras, agama, budaya, dan lain-lain yang dimiliki oleh bangsa Indonesia namun di dalamnya ada persatuan dan kesatuan. Sama seperti unsur-unsur warna yang memiliki ciri khas masing-masing namun semuanya dapat menjadi semakin bernilai dalam kesatuannya dengan warna-warna lain.

Bagian dari karya rupa dalam Mari Berbagi Seni. Foto: A.Sartono
Bagian dari karya rupa dalam Mari Berbagi Seni. Foto: A.Sartono

Pada puncaknya seluruh hasil karya siswa dari SMK Koperasi dan SMK Negeri 4 Yogyakarta disajikan dalam wujud pameran bersama yang dilaksanakan di Pendhapa Art Space Bantul, Yogyakarta mulai tanggal 5-7 November 2018. Pameran ditujukan agar karya-karya mereka dapat diakses publik yang lebih luas sehingga setiap pengunjung yang datang dapat merasakan atmosfir keberagaman yang diwujudkan dalam karya seni rupa. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here