Kelas akting Titimangsa Foundation mempersembahkan resital teater semi dramatic reading bertajuk “Sumur Tanpa Dasar” yang berlangsung di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis 18 Oktober 2018. Pertunjukan karya Arifin C Noer ini menjadi wadah pembuktian kemampuan berakting dari peserta kelas yang telah berlatih secara serius sejak awal kelas dibuka, sekaligus mempersiapkan insan teater yang berkualitas.

Peserta kelas akting ini terdiri dari berbagai macam latar belakang profesi dan mayoritas awam dalam seni teater. Diantara ada pelajar, ibu rumah tangga, karyawan swasta, perancangan busana, public figure, penyanyi, model, hingga pengusaha cafe.

Pementasan “Sumur Tanpa Dasar” menceritakan tokoh utama bernama Jumena Martawangsa, seorang pengusaha pabrik yang berhasil menimbun kekayaan dan uang untuk menjadi hiburan satu-satunya diakhir kehidupan Jumena.

Di samping itu, ia pun berhasil mempersunting gadis muda cantik yang bernama Euis, yang bila dilihat dari kacamata materialisme, pastilah kehidupan Euis bahagia. Namun, kenyataan menunjukkan lain ketika Euis sadar bahwa harta yang dimiliki oleh suaminya (Jumena) hanyalah sia-sia. Hal lain, kekayaan yang dimiliki Jumena membuatnya mengalami bentrokan dengan lingkungan dan orang-orang sekitar, yang mengincar kekayaan Jumena.

CEO Titimangsa Foundation, Happy Salma mengaku sangat antusias untuk mempersembahkan karya perdana kelas akting ini. “Karena, pentas ini merupakan hasil dari kelas akting Titimangsa yang notabene pesertanya bukanlah pekerja teater, sehingga menjadi tantangan bagi saya,” ungkap ibu dua anak ini.

Happy menceritakan pemilihan “Sumur Tanpa Dasar” sebagai apresiasi dia kepada Arifin C Noer yang punya andil besar dalam dunia teater dan film Indonesia. “Kebesaran karya beliau ini yang ingin saya teruskan kepada generasi muda saat ini untuk mengenal sastra dan teater secara lebih baik. Kebesaran nama Arifin C Noer ini pula yang ingin kami apresiasikan dalam bentuk teater yang dibawakan oleh orang-orang yang bukan pekerja teater,” tutur Happy.

Sutradara pementasan “Sumur Tanpa Dasar” sekaligus pengajar kelas akting Titimangsa, Iswadi Pratama merasa tertantang ketika diminta Happy Salma untuk mengajar kelas akting Titimangsa dengan peserta yang bukan pekerja seni teater.

Iswadi menuturkan, pentas “Sumur Tanpa Dasar” ini menjadi ajang pembuktian bahwa masyarakat awam pun dapat mempelajari seni teater meskipun tidak punya background pendidikan teater.

Pertunjukan “Sumur Tanpa Batasan” dengan pemain bukan pegiat teater ini berhasil memukau penonton. Gelak tawa terdengar keras di sela-sela pertunjukan dan tepukan tangan yang sangat meriah yang tiada henti di penghujung pertunjukan. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here