Meskipun saat ini dikenal sebagai salah satu travel blogger kenamaan Indonesia, pria kelahiran 26 Februari 1988 di Kuningan, Jawa Barat, ini ternyata mengawali kariernya sebagai seorang penyanyi yang diawali dengan menjadi backing vocal untuk Mario Ginanjar (Kahitna), bergabung di Elfa’s Jazz and Pop Singers. Pada awal 2010, Febian berhasil menyandang predikat sebagai penyanyi solo pria favorit nomor dua setelah Afgan Syahreza. Ia digandeng Nagaswara Music dan mengeluarkan lagu yang sempat hits.

Sebelum dikenal sebagai seorang travel blogger, Febrian telah melalui lika-liku hidup untuk menemukan passion. Ketertarikannya di dunia traveling memang sudah ada sejak dulu. Ia mulai menjadi traveler yang serius sejak digandeng Galeri Indonesia Kaya pada 2015 untuk menjadi host dan pengisi konten “Jurnal Indonesia Kaya” yang dapat disaksikan di Youtube.

“Musik dan traveling adalah dua hal yang menjadikan saya seperti saat ini. Ketika meninggalkan dunia musik, saya sempat ragu namun saya bertekad untuk berpetualang melihat Indonesia lebih jauh lagi. Karena itu saya sangat antusias karena ada kesempatan untuk menggabungkan dua hal yang sangat saya cintai, bisa kembali bermusik dan menghasilkan karya yang terinspirasi dari traveling,” ujar Febrian saat launching single ‘Goresan Jejak’ di Galeri Indonesia Kaya beberapa waktu lalu.

Febrian dan Tim Launching Single Goresan Jejak
Febrian dan Tim Launching Single Goresan Jejak

‘Goresan Jejak’ berkisah tentang menemukan arti dari sebuah perjalanan, lagu berdurasi 3 menit 36 detik ini diciptakan oleh Nadya Fatira, seorang musisi Indonesia yang telah mengeluarkan banyak karya soundtrack. Single Goresan Jejak ini dapat diunduh di Itunes, Spotify dan Joox sejak 2 Oktober 2018. Seluruh dana yang terkumpul dari unduhan ini akan disumbangkan untuk korban bencana di Lombok, Palu dan Donggala.

Setelah mengeluarkan single bukan berarti ia berhenti menjadi traveller, sampai saat ini Febrian masih sibuk mengeksplorasi tempat-tempat yang belum pernah dikunjunginya dan menulisnya dalam jurnal. Kemampuannya menulis juga diperoleh secara otodidak. Mulanya, Febrian mengaku tak piawai menulis namun lama kelamaan, ia terbiasa dan menjadi penulis jurnal travel. Cerita perjalanannya sendiri dapat dilihat melalui blognya www.ceritafebrian.com.

Konten Terkait:  Ada Empat Hari Tidak Baik untuk Bepergian Jauh
Febrian Nyanyikan Goresan Jejak - Image Dynamics
Febrian Nyanyikan Goresan Jejak – Image Dynamics

Sejak digandeng oleh Galeri Indonesia Kaya untuk menjadi host dan pengisi konten Jurnal Indonesia Kaya pada 2015, Febrian telah berhasil mengeksplorasi lebih dari 50 daerah di hampir seluruh provinsi Indonesia. Bersama Jurnal Indonesia Kaya, Febrian berkesempatan melihat langsung keindahan alam Nusantara dan beragam budaya Indonesia yang tidak ternilai.

Dalam mengeksplorasi suatu daerah, peraih medali emas kategori Folklore World Choir Championship ini berkomunikasi dengan warga lokal untuk mengetahui kegiatan sehari-hari mereka, termasuk kuliner, tarian, pakaian, hingga adat istiadat yang dianut daerah tersebut. Beragam keseruan petualangan Febrian bersama tim Jurnal Indonesia Kaya dapat disaksikan di channel Youtube IndonesiaKaya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here