Melongok Kota Tua Jakarta

0
9

Daerah Khusus Ibukota Jakarta terbagi dalam lima wilayah kota yaitu Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu. Tetapi dalam kenyataan sehari-hari ada penyebutan Jakarta Kota, sehingga seolah-olah merupakan wilayah sendiri. Padahal Jakarta Kota atau lebih dikenal dengan sebutan Kota ini masuk wilayah Jakarta Barat. Tepatnya di sudut timur laut di tepi teluk Jakarta berbatasan dengan Jakarta Utara.

Penyebutan Jakarta Kota memang pantas karena adaanya hal-hal yang khusus atau istimewa. Jakarta Kota adalah kawasan yang bersejarah. Di sana ada pelabuhan Sunda Kelapa, yang sudah ada sejak zaman kerajaan Sunda. Pelabuhan ini tumbuh menjadi kota pelabuhan antarbangsa dengan nama Jayakarta di masa Kesultanan Banten. Jayakarta dibumihanguskan Belanda pada tahun 1619. Di atas puing-puing inilah Belanda membangun kota kolonial Batavia, sebagai pusat pemerintahan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) atau Serikat Badan Usaha Belanda di Asia.

Dari kota inilah pemerintah kolonial Belanda menjalankan berbagai aktivitasnya selama berabad-abad. Untuk mendukung aktivitas tersebut pemerintah kolonial Belanda mengadakan berbagai sarana dan prasarana, baik yang dibangun pihak pemerintah maupun yang melibatkan pihak swasta. Berbagai gedung megah peninggalan Belanda, deretan rumah Tionghoa, masjid Arab Betawi dan perkampungan berusia lebih lima abad adalah gambaran kota tua yang penuh cerita sejarah. Tidak heran apabila daerah ini mendapat sebutan Kota Tua, Batavia Lama (Oud Batavia).

Sebagai contoh adalah Stasiun Jakarta Kota, yang juga dikenal stasiun Beos atau stasiun Batavia Zuid. Stasiun bergaya art deco ini dirancang oleh Ir Frans Johan Louwrens Ghijsel, dibangun pada tahun 1870, kemudian direnovasi pada tahun 1926. Contoh lain adalah Kawasan Kali Besar (De Groote Rivier). Daerah di muara Sungai Ciliwung ini merupakan jantung perekonomian di Jakarta serta merupakan daerah komersial sejak dulu. Kali Besar adalah kanal utama yang membelah Kota Batavia. Dulu di tepinya terdapat dermaga untuk bongkar muat. Di tepiannya banyak terdapat bangunan-bangunan tua dari awal abad ke-18 hingga awal abad ke-20.

Konten Terkait:  Dua Belas Museum Nasional Menyemarakkan Vredeburg Fair 2017

Judul : Kota Tua Punya Cerita. Historia Jakarta
Editor : Lilie Suratminto, Mulyawan Karim
Penerbit : Kompas, 2012, Jakarta
Bahasa : Indonesia
Jumlah halaman : x + 116

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here