Panduan untuk Mengenal Kearifan Lokal Masyarakat Using Banyuwangi

0
15

Setiap masyarakat pasti mempunyai pranata-pranata, baik yang berhubungan dengan Tuhan, sesama manusia maupun lingkungan alam. Pranata-pranata tersebut memiliki dasar konsep dan pedoman hidup dalam sistem nilai yang kuat, yang ada sejak dulu dan diwariskan secara turun temurun. Ini adalah salah satu nilai kearifan lokal suatu masyarakat. Masyarakat Using di Desa Kemiren, kecamatan Glagah, Banyuwangi adalah salah satunya.

Dalam hubungannya dengan Tuhan, masyarakat Using memandang Tuhan sebagai pencipta alam semesta. Sebagai makhluk ciptaanNya, manusia harus memiliki rasa hormat yang diwujudkan melalui ibadat, hubungan dengan sesama dan lingkungan. Hubungan antarmanusia adalah hal yang sangat penting. Tidak ada manusia dapat hidup tanpa manusia lain. Mengingat hal tersebut masyarakat Using senantiasa menjaga agar tercipta hubungan yang baik dan harmonis.

Alam dan manusia adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Oleh karena itu alam harus diperhatikan dan dijaga. Dalam memanfaatkan sumber alam harus dilakukan secara bijaksana. Misalnya pemanfaatan tanah, air, tumbuhan maupun binatang. Bila manusia bersikap bijaksana, kebaikanlah yang akan didapat. Tetapi sebaliknya apabila manusia kurang atau tidak bijaksana, bencanalah yang akan menimpa. Alam selalu memberi tanda apabila akan terjadi sesuatu, tinggal manusianya peka atau tidak.

Kearifan lain masyarakat Using adalah pada masalah tata ruang. Ruang pemukiman penduduk berada dalam satu deretan memanjang dari timur ke barat. Sedang di tengah-tengah dibangun jalan untuk sarana perhubungan. Untuk pembagian ruang, sebuah rumah biasanya terdapat emperan (ruang depan yang bersifat terbuka), dalem (tempat tinggal yang tertutup dan bersifat lebih privat) serta bagian belakang bersifat setengah terbuka untuk dapur dan kandang ternak.

Selain itu masyarakat Using masih melestarikan tradisi upacara adat seperti upacara daur hidup (lahir, menikah kemudian mati) dan bersih desa. Upacara adat ini mempunyai makna sebagai ungkapan syukur juga permohonan agar dalam hidupnya diberikan kemudahan dan ketabahan.

Konten Terkait:  Kehidupan Komunitas Adat Tajakembang Dayeuhluhur, Cilacap

Judul : Kearifan Lokal di Lingkungan Masyarakat Using Banyuwangi Jawa Timur
Penulis : Dra. Isni Herawati, dkk
Penerbit : Jarahnitra, 2004, Yogyakarta
Bahasa : Indonesia
Jumlah halaman : vii + 165

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here