Untuk bulan September 2018 ini secara sengaja cef Warung Dhahar Pulo Segaran Tembi Rumah Budaya, Bantul, Yogyakarta, mengolah daging ayam menjadi menu yang sangat lezat yang dinamakan Pitik Goreng Oseng Lombok.

Daging ayam yang diolah adalah bagian sayapnya dengan alasan daging pada bagian ini jauh lebih enak, lunak, dan tidak sepa (kurang nuansa rasa). Kelezatan daging di bagian ini kurang lebih sejajar seperti daging yang melekat di bagian iga hewan berkaki empat (sapi/kambing/kerbau). Tidak terlalu kesat, terasa yummy, dan ada sedikit nuansa rasa manis.

Sebelumnya jangan berpikir bahwa oseng yang dibuat cef WD Pulo Segaran sama seperti oseng yang kita biasa buat di rumah. Oseng yang dibuat di WD Pulo Segaran atas ayam ini kering. Tidak nyemek apalagi mengandung kuah. Sayap ayam sebelumnya diungep dengan bumbu rempah. Setelah itu digoreng dengan lapisan tepung yang krispi. Baru setelah itu dioseng.

Untuk mengoseng digunakan bumbu antara lain cabai, bawang putih goreng, rempah-rempah, dan juga bumbu kare. Tidak perlu bertanya sampai mana tingkat kenikmatannya. Yang diperlukan dalam hal ini adalah Anda harus membuktikannya sendiri. Cabai, bawang yang dicincang sedikit kasar, dan bumbu lain yang dioseng “kering” menghasilkan taburan bumbu yang harum dengan tekstur yang tidak “lenyap” atau tenggelam oleh kuah. Dengan demikian kita bisa menikmati butir-butir potongan bumbunya yang kaya. Hal itu berpadu dengan daging ayamnya yang juga kaya bumbu dalam balutan tepung goreng yang krispi.

Sentuhan sedikit kesegaran disertakan dalam menu ini berupa lalapan. Menu Pitik Goreng Oseng Lombok ini sekalipun sangat menjanjikan kelezatan tiada tara tetap dijual dengan harga sangat murah, yakni hanya Rp 17.100 per porsi. Kelezatan atau kemewahan makan tidak harus selalu dilabel dengan harga mahal bukan ? (*)

Konten Terkait:  Menu Vegan Serba Sehat dari Daun Kelor

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here