Makanan Jepang bernama sushi, cukup digemari masyarakat Indonesia. Sushi terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk (neta) berupa makanan dari laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Nasi pada sushi mempunyai rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula.

Macam-macam sushi di AEON Mall BSD - Foto oleh Titin Natalia
Macam-macam sushi di AEON Mall BSD – Foto oleh Titin Natalia

Sushi yang paling sering dikonsumsi di Indonesia, berjenis Nigirizushi dan Makizushi yaitu nasi kepal, yang di atasnya diletakan neta – makanan laut segar (pada umumnya mentah), yang biasanya sering menggunakan Nori (lembaran rumput laut kering) untuk mengikat neta, agar tidak terlepas dari nasi. Sedangkan Makizushi, adalah Sushi berupa gulungan nasi berisi potongan mentimun, tamagoyaki (telur gulung) dan neta yang dibungkus lembaran nori. Nasi digulung dengan bantuan sudare (anyaman bambu bentuk persegi panjang) kemudian dipotong menjadi beberapa bagian. Dari berbagai sumber, sushi memiliki beragam jenis antara lain nigirizushi, makizushi, oshizushi, chirashizushi, inarizushi, dan narezushi.

Macam-macam sushi di AEON Mall BSD - Foto oleh Titin Natalia
Macam-macam sushi di AEON Mall BSD – Foto oleh Titin Natalia

Di Indonesia harga satu menu sushi terbilang cukup tinggi, disebabkan penggunaan bahan utama seperti makanan dari laut harus segar dan berkualitas baik, karena umumnya sushi disajikan mentah. Biasanya restoran Jepang di Indonesia seperti Sushi Tei, Sushi Hiro memasok harga mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 300.000 per menu, tergantung jenis sushi yang dipesan. Harga tersebut untuk sebagian orang, mungkin tidak ada masalah jika ingin makan sushi setiap hari, sedangkan untuk sebagian orang lainnya, mungkin harus menunggu tanggal gajian.

Ternyata di Jepang pun, sebelum adanya model penjualan sushi siap saji yang disebut Kaitenzushi ini mendorong perusahaan makanan untuk memperkenalkan berbagai macam bumbu sushi instan agar mudah dibuat hingga sekarang. Sushi sampai tahun 1970-an, masih merupakan makanan mewah. Rakyat biasa di Jepang hanya makan sushi untuk merayakan acara-acara khusus.

Antrian pengunung membeli berbagai santapan sushiFoto oleh Rosiana
Antrian pengunung membeli berbagai santapan sushiFoto oleh Rosiana

Penggemar sushi di Indonesia khususnya masyarakat Jabodetabek sering memburu sushi di AEON Mall, BSD-Tangerang. Pasalnya sejak mall asal Jepang ini dibuka tahun 2015, mall tersebut menyediakan berbagai hidangan Jepang dan membuka AEON Sushi & Sashimi dalam bentuk food court khusus Sushi, yang harganya sangat terjangkau mulai dari Rp3.000/buah dan juga ada paket sushi mulai dari Rp30.000 sampai Rp 60.000-an. Pelengkap seperti kecap asin (soyu), wasabi, dan gari (acar jahe muda) serta sumpitnya dijual terpisah. Harganya pun tak mahal yaitu Rp 1.000/buah.
Harga yang cukup terjangkau dan rasanya yang cukup bersaing dengan restoran sushi umumnya, AEON Sushi & Sashimi menjadi buruan penikmat sushi dari berbagai kalangan. “Saya cukup sering ke sini, karena bisa makan sushi murah sepuasnya. Rasanya pun tidak kalah dengan restoran sushi mahal,” kata Elphridha (34), pengunjung AEON Sushi & Sashimi yang ditemui Tembi pekan lalu.

Konten Terkait:  Memasuki Masa Surya I, Datang Musim Kemarau
Pengunjung memilih-memilih sushi-Foto oleh Rosiana
Pengunjung memilih-memilih sushi-Foto oleh Rosiana

Bagi penggemar sushi, AEON Sushi & Sashimi bisa menjadi tempat makan yang layak dikunjungi. Jika ingin makan dengan nyaman, sebaiknya cermat memilih waktu, karena pada jam-jam tertentu seperti jam makan siang dan malam, selalu dipadati pengunjung sehingga harus bergantian untuk mendapat tempat duduk. (*)

PETA LOKASI:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here