Natasa Jones yang berkarya di Bali dan Amsterdam, Belanda, menggelar pameran tunggal di Galeri Seni Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 30 Juni hingga 22 Juli 2018. Pameran karya seniman perempuan berumur sekitar 29 tahun lulusan Prem Tinsulanonda International School, Thailand; dan melanjutkan studi di Jurusan Seni Lukis Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT), mengambil tema “Grotesk”.

My Volcano 45x60cm acrylic on catton canvas
My Volcano 45x60cm acrylic on catton canvas

Asikin Hasan selaku kurator, menjelaskan, Grotesk berarti “aneh sekali” tetapi tidak aneh yang seperti dibayangkan. Natasa Jones mengemas perasaannya yang jujur ke dalam gambar, lukisan, dan literatur secara ekspresif.Setiap lukisannya menggambarkan suatu yang spontan namun memiliki pesan yang mendalam. Seperti membisikan kepada para pengunjung bahwa berkaya dapat di mana saja, kapan pun dan pelbagai cara.

Karyanya yang tersaji dalam pameran ini khas sekali seperti menggambarkan ekspresi wanita dan isi hati si seniman Natasa. Biarpun karyanya sangatlah bertolak belakang dengan seni kontemporer Bali yang lebih menceritakan alam.

Twenty9 - 45x60cm acrylic on catton canvas
Twenty9 – 45x60cm acrylic on catton canvas

Garisan karyanya yang tertuang pada kanvas ataupun kertas ini, menceritakan sebuah ekspresi kesejatian diri manusia dalam berkehidupan. Hal-hal paling personal pun tersaji dalam gambar yang dipamerkan seperti bentuk tumbuh telanjang, uraian coretan abrstrak dan garis-garis coretan abstrak.

suasana pameran di galeri salihara
suasana pameran di galeri salihara

Lukisan yang dipamerkan seolah mengajak para pengunjung untuk coba memikirkan suatu keadaan sosial yang membelenggu dan mengajak keluar menjadi sosok yang bebas. Lukisan yang dipamerkan merupakan karya Natasa mulai dari tahun 1994-2018 dengan beragam ukuran serta medium. (*)

Konten Terkait:  Drawing Intuitif Otak Kanan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here