Dari sekian mie ayam di Yogyakarta, Yammie Kranggan wajib dicoba. Rumah makan Yammie Kranggan memulai usahanya sejak tahun 2014 dengan pimpinannya yang bernama Eka Satya (26). Sebelumnya Eka telah nyantrik atau belajar tentang dunia mie ayam pada seseorang. Dari hasil nyantrik ini kemudian ia menyerap ilmu dan tekniknya dan kemudian ia membuka usaha sendiri di Jl Kranggan No. 29 Yogyakarta. Mula-mula memang tidak mudah untuk memulai usaha ini.

“Tidak ada orang buka usaha yang tiba-tiba langsung laris pak. Pada awalnya kita mesti bertekun dalam berusaha memperkenalkan produk kita. Tidak mudah memang. Tapi itulah dunia usaha,” kata Eka di tengah kesibukannya melayani pelanggan masih sempat berbincang dengan Tembi, pada Sabtu malam, 09 Juni 2018.

Yammie Kranggan memiliki banyak varian di antaranya adalah yammi pangsit biasa, yammie pangsit jumbo, yammie pangsit biasa bakso, yammie pangsit jumbo bakso, yammie pangsit jamur biasa-hingga yammie pangsit jamur jumbo bakso, yammie goreng biasa-hingga yammie goreng jumbo bakso, yammie goreng jamur biasa-hingga yammie goreng jamur jumbo bakso.

Selain itu di tempat ini juga ditawarkan menu lain seperti siomay bakso goreng dan kuah, pangsit goreng, pangsit kuah, bakso pangsit kuah, bakso kuah dan yam pangsit. Varian harga untuk masing-masing menu tersebut mulai Rp8.000 – Rp19.000. Selain itu, untuk minuman selain jenis minuman biasa seperti teh dan jeruk juga ditawarkan aneka jus serta susu murni dengan aneka campurannya, mulai dari mocca hingga oreo.

Yammie Kranggan dan Pangsit gorengnya-Foto-A.Sartono
Yammie Kranggan dan Pangsit gorengnya-Foto-A.Sartono

Tembi berkesempatan mencicipi Yammie pangsit jumbo, pangsit goreng, dan susu coklat. Yammie Kranggan memang berbeda dengan yammi pada umumnya. Seperti diketahui, yammie yang dengan ditemukan di hampir semua ruas jalan bahan mienya umumnya terkesan “nglentreg” dengan ukuran diameter mie yang relatif besar. Selain itu, ada kesan berlemak, kuah butheg, dan ayam cincang sebagai topingnya umumnya juga berpenampilan relatif gelap berlemak dan kadang masih belum bersih dari tulang-tulangnya. Kadang kulit ayam yang sarat lemak juga disertakan.

Beberapa contoh varian Yammie Kranggan-Foto-A.Sartono
Beberapa contoh varian Yammie Kranggan-Foto-A.Sartono

Jenis mie yang digunakan oleh Yammie Kranggan terkesan lebih kial, tidak nglentreg, diameter mienya lebih kecil dari mie pada umumnya. Selain itu kuah disajikan terpisah dan berwarna bening dengan taburan irisan seledri. Aroma dari kuah ini sangat menggugah selera. Dengan kuah terpisah penikmat yammie dapat mengukur sendiri seberapa banyak kuah yang dikehendakinya. Begitu yammie disantap rasa kenyal mie dan kuah berbumbu yang melumuri mie itu terasa gurih di lidah. Porsi jumbo menjamin Anda puas menyantap Yammie Kranggan.

Pangsit gorengnya yang krispi dengan isian daging ayam cincang berbumbu rempah menjamin kemanjaan lidah. Krispi pangsit yang segera melumer di lidah begitu digigit, disusul daging cincang ayamnya yang dibalut kulit pangsit menjadikan kenikmatan bersantap Yammie Kranggan demikian lengkap. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here