Mengenang yang Tiada Membaca Karyanya di Tembi Rumah Budaya

0
66

Penyair dan aktor andal dari Yogyakarta akan membacakan puisi karya (alm) Darmanto Yatman, seorang penyair yang tinggal di Semarang, Jumat, 29 Juni 2018, pukul 19.30 dalam acara Sastra Bulan Purnama edisi 81 di Tembi Rumah Budaya, Sewon, Bantul, Yogyakarta, yang bertajuk ‘Mengenang yang Tiada Membaca Karyanya’. Selain Darmanto, beberapa sastrawan yang telah meninggal, di antaranya Ahmad Munif, seorang cerpenis, novelis dan wartawan, Bambang Darto, penyair dan aktor teater, Rudhatan, penyair dan wartawan dan Budhi Wiryawan, penyair dan wartawan.

Ketiga wartawan tersebut merupakan anggota Paguyuban Wartawan Sepuh Yogyakarta. Karya-karya ketiganya, di antaranya akan dibacakan oleh anggota wartawan sepuh, misalnya puisi Rudhatan akan dibacakan oleh Maria Kadarsih, seorang wartawan dan pemain sandiwara RRI Yogya dan Masduki Attamami, seorang wartawan Kantor Berita Antara. Cerpen karya Ahmad Munif akan dibacakan oleh Kochil, wartawan Kedaulatan Rakyat.

Selain Landung Simatupang, yang akan membacakan puisi karya Darmanto Yatman, tampil juga seorang aktor teater perempuan Nunung Deni Puspitasari akan membacakan puisi Darmanto Yatman berjudul “istri’ dan ‘Bla..Bla…’. Puisi Bambang Darto akan dibacakan oleh Sutirman Eka Ardhana, seorang penyair dan wartawan anggota Paguyuban Wartawan Sepuh dan akan dipentaskan oleh putra Bambang Darto yang tergabung dalam “Luwi Arina feat Sugenyi”. Sedangkan puisi Budhi wiryawan, khususnya geguritan karyanya, akan dibacakan Maria Widy Aryani dan Bambang Nursinggih. Lagu puisi akan dibawakan oleh Butong dkk yang tergabung dalam Difabel and Friends Community.

Para penyair yang dikenang ini, semasa hidupnya pernah bersentuhan dengan Tembi Rumah Budaya. Darmanto Yatman misalnya, pernah membuka pameran karya (alm) Lian Sahar yang dipamerkan di Galeri Tembi Rumah Budaya, Ahmad Munif dan Rudhatan beberapa kali datang ke Tembi, selain mengikuti acara Paguyuban Wartawan Sepuh Yogyakarta yang diselenggarakan di Tembi, juga datang silaturahmi berbincang di Tembi Rumah Budaya. Bambang Darto dan Budhi Wiryawan, beberapa kali tampil membaca puisi di Sastra Bulan Purnama dan seringkali menghadiri acara Sastra Bulan Purnama yang diselenggarakan setiap bulan di Tembi Rumah Budaya.

Para penyair yang telah tiada ini, dan waktu kepergiannya tidak saling berjauhan dari generasi yang berbeda. Darmanto Yatman merupakan genersi lebih tua dan disusul Ahmad Munif, Bambang Darto, Rudhatan dan paling muda Budhi Wiryawan.

Untuk menyelenggarakan acara ini, keluarga para penyair yang dikenang telah dihubungi, dan semuanya menyambutnya dengan senang hati dan mengucapkan banyak terima kasih, dan akan menyempatkan waktu untuk hadir dalam acara ini. Istri Darmanto Yatman, yang akrab dipanggil mbak Mur, mengabarkan akan hadir dalam acara mengenang suaminya ini.

Selain Sastra Bulan Purnama edisi 81 ini, beberapa bulan sebelumnya, pada Sastra Bulan Purnama edisi 71, pernah menampilkan kenangan bagi tiga penyair yang telah meninggal yakni Bakdi Sumanto, Teguh Ranusatro Asmara dan Slamet Riyadi Sabrawi. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here