Pianis Profesional Angelica Liviana Berbagi Ilmu

0
142

Tak jarang orang tua mengikutsertakan putra-putrinya dalam satu les atau kegiatan apapun yang berkaitan dengan musik dengan tujuan menyalurkan hobi atau mengisi kegiatan. Namun tak sedikit pula yang menjadikan musik sebagai pekerjaan baik dalam genre klasik, pop, jazz. Tentu saja tip dan trik harus dijalankan untuk mendapatkan hasil maksimal serta pencapaian dalam hal pendapatan.
Pada Kamis, 31 Mei 2018, bertempat di Museum Tembi Rumah Budaya, Bantul, Yogyakarta, pianis profesional Angelica Liviana berkesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam sesi obrolan santai musik klasik. Selama 13 tahun berkarier sebagai pengajar dan performer, tentu banyak yang telah ia alami baik dari kelas pemula hingga profesional seperti saat ini. Obrolan kali ini bertema “Menjadi Pengajar Sekaligus Performer”, dua perspektif yang berbeda akan tetapi saling berkaitan. Pada dasarnya apa yang disampaikan dan dibahas bersama merupakan hal yang paling erat kaitannya dengan penerapan disiplin ilmu oleh teman-teman studi musik klasik.

Fokus memperhatikan saat penjelasan-fptp-Indra
Fokus memperhatikan saat penjelasan-fptp-Indra

Seperti dalam hal mengajar, sebagian besar peserta yang mengikuti sesi obrolan ini telah mempunyai pengalaman tersebut, namun dalam sesi kali ini Livi, panggilan akrabnya, lebih menekankan bahwa seorang pengajar harus mempunyai filosofi dalam mengajar serta metode dalam penerapan ilmunya. Murid adalah investasi, maka dari itu sang pengajar harus selalu meng-upgrade diri, mempunyai totalitas dan berusaha mengerti psikologi saat mengajar. Tak jauh beda dengan menjadi seorang performer, hal ini pun ia sampaikan mengingat pentingnya sebuah persiapan, pemilihan repertoar dan semua hal yang mendukung dalam satu pertunjukan. Setidaknya dua hal tersebut merupakan “lahan” berpotensi bagi para musisi yang perlu disampaikan sejak dini.

Aktif, dalam bertanya maupun bertukar pendapat-foto-Indra
Aktif, dalam bertanya maupun bertukar pendapat-foto-Indra

“Bagus, seru, menarik. Berharap diadakan kembali pertemuan seperti ini dengan topik-topik yang lain, yang lebih detail lagi,” komentar Hoshea salah seorang cellist muda yang mengikuti kegiatan tersebut. Banyak masukan untuk teman-teman tentang tip dan trik mempersiapkan pertunjukan solo maupun kolaborasi berikut pemilihan materi yang akan dibawakan, hal tersebut seakan menjadi sarana bertukar pikiran. Dari 12 orang yang mengikuti bincang-bincang ini, nampak semua turut aktif baik dalam bertanya maupun berbagi pengalaman yang unik dan menggelitik sehingga suasana terasa santai dan cair.

Foto bersama usai acara-foto-Indra
Foto bersama usai acara-foto-Indra

Tak kurang dari dua jam obrolan berlangsung yang membahas tentang ranah pasar dalam industri musik, cara mengajar yang efektif, psikologi dan filosofi dalam mengajar. “Senang sekali banyak yang antusias baik bertanya maupun berbagi cerita, semoga ilmu dan tips-tipsnya bermanfaat bagi semua yang hadir,” terang Livi. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here