Perempuan dalam Lantunan Teddy Adhitya

0
64
Teddy Adithya Tampil Enerjik
Teddy Adithya Tampil Enerjik

Musisi muda berbakat Teddy Adhitya menggambarkan pandangannya tentang perempuan lewat lagu, dalam pertunjukan bertajuk ‘Perempuan di Mataku’ di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Sabtu, 7 April 2018.

“Wanita merupakan sosok yang sangat penting dalam hidup saya dan saya yakin, penikmat seni pun berpendapat yang sama. Banyak sekali karya seni musik dan lagu tercipta dan terinspirasi dari kecantikan, keanggunan dan ketangguhan seorang wanita. Pertunjukan ini, saya persembahkan bagi para wanita di Indonesia dan tentunya penikmat seni di Galeri Indonesia Kaya, sore ini. Selamat menikmati,” ujar Teddy Adhitya.

Mengawali pertunjukannya pria kelahiran Yogyakarta, 21 Juni 1991 ini melantunkan Indonesia Pusaka. Teddy tampak sangat meresapi arti lagu saat membawakan lagu ini. Satu nomor dari Bob Marley ‘No Woman No Cry’ turut dibawakan. “Selama ini orang salah mengartikan, lagu ini artinya gak ada wanita gak menangis, padahal artinya untuk semua wanita, dalam situasi sesulit apa pun jangan pernah menangis, jadi cewe-cewe yang di sini kalau putus cinta gara-gara cowo brengsek jangan pada nangis ya,” paparnya sebelum memulai lagu.

Teddy Diiringi Band
Teddy Diiringi Band

Tampil unik dan enerjik, Teddy tetap berpenampilan nyentrik, meski hanya mengenakan pakaian serba hitam. Ia mengenakan sepatu dan kaus kaki dengan warna berbeda di masing-masing kakinya. Teddy mengaku gayanya ini digunakan tak hanya saat manggung, tetapi saat nongkrong bersama teman-temannya. “gue suka aja gaya begini, kalau suka kan gak perlu alasan kenapa suka,” ujarnya saat dikomentari tentang gaya uniknya.

Total 11 lagu dalam durasi satu jam dibawakan Teddy, di antaranya, Easily (Bruno Mars), Mercusuar (Kunto Aji), We Don’t or We Do (Teddy Adhitya & Maudy Ayunda), dan Let Me (Teddy Adhitya). Hampir semua lagu memiliki lirik bertemakan wanita dan pengaruh besar wanita dalam hidup seorang pria. “Salah satu pahlawan terbesar dalam karier gue adalah mama. Dia yang nyuruh gue nyanyi, dia daftarin lomba, ajarin gue main gitar sampe bisa seperti sekarang,” papar pelantun In Your Wonderland ini.

Perempuan di Mataku
Perempuan di Mataku

Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengatakan pagelaran ini dipersembahkan untuk wanita hebat di Indonesia. “Kami berkolaborasi dengan Teddy Adhitya yang mempersembahkan sebuah pertunjukan yang dapat menginspirasi kita untuk terus menjadi wanita produktif dan memiliki peran penting dalam kehidupan,” ujarnya.

Teddy memulai kariernya sejak usia 4 tahun. Melalui BoyzIIBoys, Teddy menarik perhatian masyarakat lewat channel Youtube. Pada tahun 2016, Teddy menghasilkan single perdana berjudul “In Your Wonderland”, disusul pada tahun yang sama, single kedua berjudul “Let Me”. Kedua single ini kemudian masuk dalam album perdana dengan judul Nothing Is Real. Tidak hanya sukses dalam dunia tarik suara, Teddy juga aktif dalam kegiatan travelling dan fotografi mengunjungi banyak daerah yang indah di Indonesia. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR