Efek Rumah Tangga, Karya Bersama Keluarga Arman

0
75

Mengambil tempat di Ruru Gallery Gudang Sarinah Ekosistem, Jakarta, Arif Rachman (Arman), menggelar pameran tunggal bertajuk “Efek Rumah Tangga” pada 24 Maret – 15 April 2018.

Arman selaku seniman memosisikan diri sebagai seorang ayah, suami dan kepala keluarga dalam menciptakan karya yang menghubungkan antara mimpi, mengelola dan bekerja dalam keluarga. Memperlihatkan bahwa dalam keluarga dapat menciptakan the power of family menggambarkan betapa pentingnya sebuah keluarga dalam kehidupan.

“Saya selalu percaya diri untuk memamerkan karya, tapi istri saya akan mengatakan jelek jika memang jelek. Dia sangat menginspirasi, makanya saya tidak pernah berkarya sendiri,” ujar lelaki umur 37 tahun kelahiran Jakarta itu.

karya Tekstual medium kayu dengan teknik cungkil
karya Tekstual medium kayu dengan teknik cungkil

Salah satu karya Arman yang mengundang perhatian berjudul “Jangan Takut Hidup.” Karya ini tergolong “raksasa,” ukuran 240 cm x 230 cm. Karya ini menggambarkan sekumpulan aktivitas manusia, yang di dalamnya ada visual perempuan dengan tulisan di bajunya “Untuk Apa Kau Berlayar Kalau Takut Gelombang.” Karya itu disertai keterangan yang berbunyi: “Jika kamu tidak punya mainan bisa kita buat sendiri, dengan kreativitas yang kamu miliki segala sesuatunya dapat diwujudkan”.

suasana dari sudut pameran
suasana dari sudut pameran

“Saya tertarik dengan karya ‘Jangan Takut Hidup’, karena paling besar, dan bagus ditambah caption-nya itu bisa untuk memotivasi, gitu deh,” ujar Ale, pengunjung pameran.
Seluruh karya Arman ini menggukan medium kayu dengan teknik mencungkil. Ada 40-an karya terpajang di ruangan pameran hasil dari inspirasi keluarga Arman, istri dankedua anaknya; Nobel dan Robin. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR