Joni Steak, Steak Gerobak Rasa Bintang Lima

0
267
Rib Eye Steak - Rosiana
Rib Eye Steak - Rosiana

Kemunculan panganan ini sejak tahun 2006 di kawasan Pasar Baru, sudah mengambil daya tarik tersendiri. Bagaimana tidak, meski hanya steak gerobak, Joni Steak selalu dipenuhi pengunjung, dan antriannya bisa berjam-jam. Karena keberhasilannya itu Joni Steak membuka dua cabang lagi demi memenuhi permintaan dari para penyuka steak.

Menu Salad - Rosiana
Menu Salad – Rosiana

Sejak 2006 hingga sekarang, Joni Steak masih konsisten dengan rasa dan harga murah yang ditawarkan. Banyak orang berpendapat Joni Steak “harga kaki lima, rasa bintang lima”. Selain di Pasar Baru, Joni Steak bisa ditemukan di Jl Gajah Mada dan Kelapa Gading. Menu utamanya tentu steak daging, sirloin, tenderloin, wagyu, dan rib eye impor dengan pilihan saus Bbq, mushroom dan lada hitam.

Menu Steak Ayam Joni Steak - Rosiana
Menu Steak Ayam Joni Steak – Rosiana

Juga ada menu ayam yang tak kalah enak, antara lain, Chicken Steak, Chicken Gordon Blue, Chicken Burger juga berbagai menu ikan yang sama enaknya dengan menu utama. Untuk harga, ada pilihan menu combo meal, yaitu sirloin steak 200 gram + minuman black currant atau lemon tea seharga Rp70.000 , ada juga rib eye 200 gram + lemon tea seharga Rp60,000. Sementara untuk harga makanan berbahan dasar ayam kisarannya 30-45 ribu rupiah.

Sirloin Steak - Rosiana
Sirloin Steak – Rosiana

Beberapa waktu lalu, Tembi berkesempatan mencicipi salah satu menu di Joni Steak Gajah Mada. Rib Eye menjadi salah satu menu yang membuat penasaran, tak sampai 15 menit steak berukuran lumayan besar, dengan siraman saus lada hitam datang. Saat diiris dagingnya benar-benar empuk, tanpa dicampur dengan siraman saus rasa dagingnya sudah gurih, namun rasanya menjadi lebih istimewa ketika dicampur dengan saus lada hitamnya.

Manajer Joni Steak Gajah mada
Manajer Joni Steak Gajah mada

Manajer Joni Steak cabang Gajah mada, Idam mengatakan sampai saat ini yang paling diutamakan dari restoran Joni Steak adalah rasa yang enak dengan harga yang terjangkau. “Sejak 2006 sampai sekarang kita gak mencoba menyuguhkan menu-menu baru, paling kalau ada momen-momen spesial saja, seperti menu spaghetti, atau menu lain yang tidak bertahan lama, hanya beberapa bulan saja,” paparnya

Gebrakan Joni Steak tahun 2018 adalah membuka franchise, jadi kota-kota lain atau daerah lain bisa mencicipi nikmatnya Joni Steak ini. “Banyak sekali permintaan dari kota lain, atau daerah lain tahun ini kita mau buat PT sendiri untuk membuka franchise, semoga bisa terwujud dalam waktu dekat,” tambahnya.

Kabarnya Pak Joni pemilik Joni Steak ini dulu adalah koki di Australia yang mendalami bagaimana mengolah steak, ilmunya diterapkan di restoran steak miliknya dan berhasil sampai membuka beberapa cabang. Menurut Idam, Pak Joni saat ini lebih banyak di rumah, sesekali ia datang ke tiap cabang hanya untuk melihat perkembangan restoran steak miliknya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR