Puisi Khanafi

0
167

Lepaslah Rahasia

lepaslah rahasia
nyawa gugur daun-daun kota
rindu berkala batu
gentayang doa tak mau bisu

lepaslah rahasia
biarkan ia bergelora ombak
biarkan ia bergema suara
biarkan ia bertanya siapa

lepaslah jiwa
biarkan kembara
biarkan merasuki angin
yang terbaring pada kata

lepaslah kalam
lesaplah semesta kelam

Desember 2017

Burung

burung
terbang dalam syairku
memasuki kedalaman angin
yang sunyi

diam-diam sayapnya membelai rahasia
mencambuk kata-kata sepi
merasuki kampung-kampung api

burung
terbang dalam syairku
menuju tuhan
menjelma hantu

Desember 201

Karena Puisi

Kucicip senja dan kukecap hujan
hingga pipiku memerah seperti kelopak mawar
mataku basah seperti embun

Sore itu kau mengecup bibirku
dan menulis puisi di kulitnya

Puisi itu yang selalu rindu
membawaku pada senja sunyi
menggiring tubuhku berbaring
saat hujan deras sepi

Di tengah sepi yang mengepung itu
kuderaikan airmata yang tak seorangpun tahu
akan melihatku
kecuali langit dan gagang pintu

Hatiku basah
sebasah rumah di kota itu

Karena puisi
mataku mengenang kesedihan
yang dititipkan hatiku yang ringkih kering

Pada bulan desember
angin berhembus runcing
mengasah dingin pada rusuk-rusukku
memerah lembah celah punggungku
dan hatiku yang berbaring lesu
mengalir terbawa arus bening
mengapung menuju dua muara asing

Desember2017

Panggilah Aku Rindu

panggillah aku rindu
kalau itu kehendak kalbu
panggillah aku rindu kalau kau sedang rindu

panggillah dengan merdu kata aku rindu
meski, disekelilingmu gaduh
sebab, suaramu akan kudengar lebih dulu
sebelum petik suara gitar di dekat telingaku terdengar

Desember 2017

Kutulis Surat Beralamat Kepada
Dan Tak Kutulis Dari Siapa

lepas kelopak yang terhempas angin
kubiarkan ia jatuh tergeletak dingin
seperti kata-kata dalam surat ini

Konten Terkait:  Puisi Suyitno Ethex

pada tanah
aku tak berhak marah
pada angin
aku tak bisa menuntut ingin

kalau mau pergi, pergilah
kalau mau tinggal, tinggallah
tapi jika kau pergi
tinggallah sepi di samping hatiku ini
akankah kaubiarkan hatiku dipeluk hitam
padahal jika kau tinggal ia akan menyala terang

kutulis surat beralamat kepada
dan tak kutulis dari siapa

Desember 2017

 

Khanafi, dilahirkan di Banyumas, Jawa Tengah, 4 Maret 1995. Khanafi tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya. Beberapa puisinya pernah menjuarai lomba puisi tingkat kampus dan karyanya pernah diterbitkan oleh majalah sastra kampus, beberapa lainnya telah masuk dalam buku antologi bersama. Sekarang tinggal di Purwokerto, sembari mengedit puisi dan beberapa buku lainnya. Alamat Lengkap: Desa Pancurendang RT. 01/RW. 04,Kecamatan Ajibarang,Kabupaten Banyumas. Kode Pos: 53163. No. Hp (WA): 085726203607. Facebook: Afi Saja. E-mail: [email protected]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here