Deli Maju Pesat Berkat Perkebunan, Sebuah Catatan Majalah Kajawen

0
227
Suasana perayaan 75 tahun perkebunan Deli di kota Deli-repro-suwandi
Suasana perayaan 75 tahun perkebunan Deli di kota Deli-repro-suwandi

Deli adalah salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Utara. Daerah ini sejak awal dipersiapkan oleh Belanda untuk perkebunan, termasuk perkebunan tembakau. Untuk pembukaan perkebunan ini, Belanda mengandalkan orang-orang Jawa yang diangkut ke daerah Deli. Orang-orang yang dipekerjakan di perkebunan Deli sering disebut kuli kontrak. Tidak jarang perekrutan kuli kontrak itu diwarnai dengan tipu muslihat dari Belanda, yang menjanjikan kehidupan lebih baik di tanah seberang.

Pemberangkatan setengah paksa dan membohongi secara halus itu (tertulis: mawi sarana patrap ngrimuk) sudah dimulai tahun 1863. Banyak orang Jawa, termasuk dari wilayah Surakarta (Solo) diangkut oleh Belanda ke daerah Deli untuk dipekerjakan di perkebunan-perkebunan itu. Hingga di Solo pada tahun 1940-an terkenal dengan istilah Deli, untuk menyebut kuli-kuli yang dibohongi untuk bekerja di perkebunan di Deli.

Lama-kelamaan daerah Deli terkenal dengan perkebunan yang besar-besar (tertulis: Deli misuwur panggenaning kabudidayan sata lan sanes-sanesipun). Banyak pengusaha besar lahir dari daerah ini berkat perkebunan tembakau dan lainnya. Ditambah lagi daerah Deli sangat makmur dan cocok untuk perkebunan (tertulis: Deli misuwur nagari dollar). Demikian pula dengan kuli-kuli kontrak Jawa yang dianggapnya sangat rajin. Tidak mengherankan, setelah 75 tahun kemudian, tepatnya tahun 1938, Belanda melakukan peringatan 75 tahun berdirinya perkebunan di Deli.

Sampul majalah Kajawen edisi 43 tanggal 28 Mei 1938 yang memuat perayaan perkebunan di Deli-repro-suwandi
Sampul majalah Kajawen edisi 43 tanggal 28 Mei 1938 yang memuat perayaan perkebunan di Deli-repro-suwandi

Perayaan itu dilakukan sangat meriah, bukan hanya dirayakan oleh para pengusaha Belanda, tetapi juga oleh para warga pribumi. Dalam perayaan yang dilaksanakan pada bulan Mei itu, semua berkumpul di Kota Deli. Dihadiri juga oleh residen setempat dan Sultan Langkat. Residen berpidato di samping kolam air mancur (tertulis: umbul toya), yang kala itu barang baru di Nusantara. Berita tentang peringatan 75 tahun kelahiran perkebunan di Deli terekam dalam majalah berbahasa dan beraksara Jawa Kajawen, edisi 43 tanggal 28 Mei 1938 halaman 656—657. Majalah itu menjadi koleksi Perpustakaan Tembi Rumah Budaya Yogyakarta, yang terbuka untuk umum. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here