Menikmati Pameran Lepas Landas dengan Bebas di Tembi

0
169
In Carne, AOC, 150 x 180 cm, 2017, karya Ruswanto-Foto-A.Sartono
In Carne, AOC, 150 x 180 cm, 2017, karya Ruswanto-Foto-A.Sartono

Lepas Landas, demikian tema pameran seni rupa yang diselenggarakan di Tembi Rumah Budaya mulai 20 Desember 2017- 07 Januari 2018. Pameran oleh Kelompok Canda ini terdiri dari perupa Angga Sukma Permana, Mahendra Satria Wibawa aka Pampam, M Fikri Muas, Putra Eko Prasetyo, dan Ruswanto. Secara resmi pameran ini dibuka oleh Rain Rosidi serta dimeriahkan oleh Orkes Keroncong Oke Berangkat.

Karya adalah bahasa ungkap kreatornya. Baik karya itu merepresentasikan tentang kritik sosial, ekologi, kehidupan, politik, parodi, maupun tema-tema lain yang sering dituangkan dalam karya seni dengan gaya dan teknik yang juga beraneka ragam. Demikian pun dengan karya rupa seperti yang dipamerkan di Tembi dengan tema Lepas Landas ini. Menikmati karya seni seperti karya-karya mereka itu seperti sebuah proses perkenalan, sebuah perkenalan pengembaraan imajinasi. Tentu saja dalam hal ini adalah perkenalan imajinasi sang perupa yang telah mengejawantah dalam karya seni dengan imajinasi sang penikmatnya.

Satu Hati Satu Tujuan, AOC, 120 x 110 cm, 2012, Karya Angga Sukma Permana-Foto-A.Sartono
Satu Hati Satu Tujuan, AOC, 120 x 110 cm, 2012, Karya Angga Sukma Permana-Foto-A.Sartono

Setiap penikmat karya seni akan mengalami sensasi cerita ataupun kedalaman interpretasi yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. Pada sisi-sisi itulah kekuatan seni (rupa). Tidak ada kebenaran yang bersifat absolut atau kesalahan yang yang berakibat fatal. Selugas apa pun sebuah karya menampilkan diri dalam visualisasinya tidak akan memberikan batasan pada imajinasi yang lahir dari karya tersebut.

Barangkali banyak orang terjebak pada judul-judul karya dan kemudian menganggapnya sebagai clue untuk masuk dan memecahkan pesan di dalam karya itu. Hal semacam itu boleh dilupakan mengingat hal semacam itu boleh dikatakan hanyalah merupakan semacam tradisi yang sering dilakukan para perupa dan kadang-kadang diakui atau tidak judul-judul karya diberikan hanya sekadar untuk mengisi caption. Sekalipun demikian, judul pada satu sisi memang sering cukup membantu untuk hal itu.

Konten Terkait:  Saksi Bisu Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya
Spiritual Sinergy, Penciled Acrylic on Canvas, 150 x 180 cm, 2017, karya Mahendra Satria W aka Pampam-Foto-A.Sartono
Spiritual Sinergy, Penciled Acrylic on Canvas, 150 x 180 cm, 2017, karya Mahendra Satria W aka Pampam-Foto-A.Sartono

Angga Sukma Permana yang menuliskan pengantar pameran ini dan tak hendak menyajikan tulisannya sebagai tulisan kuratorial menyarankan agar menikmati karya rupa sebaiknya dilakukan seperti sebuah percintaan, ilusi saat mabuk maupun pergi ke sebuah tempat dan suasana baru yang menyenangkan. Selami semua itu seperti menyelam ke laut yang tenang dan bening dengan terumbu karang berwarna-warni, ikan aneka rupa, dan juag seperti langit yang penuh pelangi.

Ngintip, Sponge, 120 x 200 Cm, 2017, karya Muhammad Fikri Muas-Foto-A.Sartono
Ngintip, Sponge, 120 x 200 Cm, 2017, karya Muhammad Fikri Muas-Foto-A.Sartono

Menikmati karya rupa mungkin juga semirip menikmati karya novel dengan ketebalan ratusan halaman. Mungkin juga sama dengan menikmati alunan musik atau menikmati film dari awal hingga akhir. Hal demikian mungkin juga sama dengan menikmati karya-karya seni lainnya. Namun menikmati karya rupa mungkin lebih merangsang imajinasi dan kekayaan referensi untuk bisa melihatnya menjadi seperti lembaran halaman dalam novel maupun interval waktu seperti dalam musik maupun film karena senirupa disajikan sekaligus dalam sebuah media.

Menikmati sebuah karya seperti menikmati sebuah kebebasan yang tidak ada ujungnya. Semuanya tergantung pada seberapa besar imajinasi yang mampu dibangun dalam melihatnya. Dalam kaitannya dengan hal itu Angga SP bahkan menyitir, mungkin hal ini pula yang mendasari pendapat Einstein bahwa “imajinasi selalu lebih penting dari ilmu pasti.” (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here