Puisi Ayid Suyitno PS

    0
    87

    Menidurkan Kelam

    ingin terus menidurkan kelam
    menggantinya dengan cahaya
    ada saja hari menggelepar
    diusik kesendirian menyesakkan
    membuat diri demikian terpedaya
    tidak ada kamusnya menyerah
    dalam dekap Allah tiada sudah

    PKB, Babelan, Bekasi

    Kesadaran Terukut

    batu saja bisa hancur
    kenapa hatimu beku
    hidup bukan bayang baur
    seharusnya tanpa ragu

    merajut hari menata laku
    dalam kesadaran terukur
    dengan segenap ketulusan
    tiada lelah mengarungi

    selalu dinaungi keyakinan

    PKB, Babelan, Bekasi

    Hanya Tuhan

    di puncak kesedihan
    hanya tuhan
    tempat mengadu
    dari kelu

    tiada yang lain
    sesiapa pun
    hanya tuhan

    dari kelu
    yang beku

    PKB, Babelan, Bekasi

    Ceruk Penderitaan

    telah kubawa kau
    ke ceruk penderitaan
    aku merasa bersalah
    telah terus berayun-ayun
    dalam takdirNya

    sumur kerontang
    dihisap kepedihan
    kepada siapa lagi
    harus mengadu?
    maafkan aku telah
    mengajak berpetualang
    ke kesengsaraan
    yang sesungguhnya
    tiada pernah kumengerti

    26.09.2017

    Ayid Suyitno PS Lulusan IKIP Jakarta 1983. Dewan Pendiri Kelompok Diskusi Sastra Kita Jakarta (KDSKJ). Dewan Pendiri Komunitas Sastra Indonesia (KSI). Dikenal sebagai penyair Puisi Indonesia ’87. Lebih 100 media memuat tulisannya. Lebih 100 lainnya Donor Darah Sukarela di PMI Jakarta. Tinggal di Pondok Kebalen Bahagia B25, Babelan, Kab. Bekasi.

    TINGGALKAN KOMENTAR