Tandai 17 Tahun Karier Bermusik Andien

0
117
Andien Bersama Album Metamorfosa
Andien Bersama Album Metamorfosa

Setelah merilis single ‘Indahnya Dunia’ beberapa waktu lalu, Andien merilis album terbarunya ‘Metamorfosa’ Rabu 4 Oktober 2017 di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, Jakarta. Senada dengan judulnya, album Metamorfosa ini menggambarkan perubahan kehidupan Andien mulai dari awal karier hingga saat ini menyandang status sebagai seorang istri dan ibu.

Rekaman album yang diproduseri oleh Nikita Dompas ini dimulai ketika Andien mengandung 4 bulan anak pertamanya, Anaku Askara Biru. Proses pembuatan album ini memakan waktu kurang lebih satu tahun, mulai dari persiapan materi album, hingga mastering dan telah didistribusikan dalam bentuk CD album dan digital Oktober tahun ini.

Banyak sekali cerita dalam proses pembuatan album ini, dijelaskan secara singkat dalam video pendek yang disuguhkan Andien dalam peluncuran albumnya.

Bersama Adib Hidayat dan Nikita Dompas
Bersama Adib Hidayat dan Nikita Dompas

“Rencana album ini memang sudah lama, aku konser metamorfosa tahun 2015, dan aku mau kasih tau aku nggak akan berhenti di situ. Setelah konser aku menikah, dan langsung dikasih rejeki untuk punya anak, lagi-lagi aku mau kasih tahu kalau aku akan terus fokus bernyanyi, sambil tanya-tanya teman-teman musisi yang sudah pengalaman, kandungan usia berapa nafas mulai susah dan kesulitan nyanyi,” papar ibu satu anak ini.

Cerita unik lain adalah saat Andien minta dibuatkan lagu oleh Tulus, setelah ngobrol panjang lebar dengan Tulus di rumah Andien, tiba-tiba Tulus meminta untuk melihat-lihat seisi rumah Andien, Tulus kemudian meminta ijin ditinggalkan di kamar Andien. “Tulus minta ditinggal di kamar, dan 15 menit kemudian dia turun sudah membawa lagu ‘Belahan Jantungku’, lagu itu juga direkam waktu usia kandunganku 8 bulan, jadi mohon maaf kalau terdengar agak berbeda, karna nafasku sudah susah,” tambahnya sambil tertawa.

Bersama Musisi Pengisi Album Andien
Bersama Musisi Pengisi Album Andien

Lagu ‘Biru’ dalam album Metamorfosa juga memiliki cerita tersendiri, lagu milik Anda ini seringkali dinyanyikan Andien dan Ipe suaminya sejak saat pacaran. Karena ini ia merasa sangat terkoneksi dengan lagu ini. “Proses meminta lagu ini ke mas Anda juga butuh waktu yang lama, karena lagu ini juga ‘baby’nya mas Anda, jadi dia agak berat, aku merasa lagu ini ‘deep’ banget begini loh rasanya jatuh cinta sama seseorang, dalem banget deh rasanya” tutur Andien.

Selain melibatkan banyak musisi antara lain Tulus, Tohpati, Abenk Alter, juga Lale Ilman Nino. Nikita Dompas kembali menjadi produser album Andien. “Gw sejak 2001 sudah ikutin Andien, berproses sama dia, gw melihat album ini adalah album yang paling menggambarkan Andien, musik dan kehidupannya. Mulai dari pemilihan materi, musik, sampai musisi yang berkolaborasi dialbum ini, semua disesuaikan dengan style Andien yang sekarang, termasuk kebutuhan lagunya. Album ini juga menjadi jawaban bagi penggemar Andien yang merindukan warna musik Andien di 3 album awal,” papar Nikita.

Andien Membawakan Lagu Belahan Jantungku
Andien Membawakan Lagu Belahan Jantungku

Sebanyak 11 lagu yang ada dalam album ini kental dengan nuansa jazz dan lebih soulful, selain Belahan Jantungku, Indahnya Dunia, penikmat musik tanah air juga dapat mendengarkan lantunan suara indah Andien pada lagu Warna, Biru, Askara, Metamorfosa, Pelita dan Halo Sayangku. Tentunya dengan nuansa lagu yang ‘Andien’ banget. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR