Waroeng Boelondo, yang Klasik dan yang Diolah Kreatif

0
63

Bakmi Jawa sudah menjadi salah satu ikon kuliner Yogyakarta. Cita rasanya mampu bersaing dengan jenis bakmi lainnya. Tidak heran, karena banyak penggemarnya, di Yogyakarta kita dengan mudah menemukan penjual bakmi Jawa. Tentu dengan kualitas rasa yang berbeda-beda. Di antara warung bakmi Jawa, salah satu yang pantas direkomendasi dan diacungi dua jempol adalah Warung Boelondo yang ber-tagline warungnya Belanda Jawa.

Warung ini terletak di halaman depan bangunan bergaya indis yang mengingatkan pada jejak keanggunan arsitektur kolonial dulu. Sebagaimana Kotabaru dikenal sebagai nieuwe wijk (wilayah baru), pemukiman elite mooi indie pada zaman kolonial Belanda, maka suasana nyaman, tenang dan asri menjadi bagian inheren dari warung ini.

Menu yang dihidangkan boleh dikata adalah kuliner khas Jawa, khususnya bakmi Jawa yang lazimnya terdiri dari empat jenis (goreng, godog, magelangan, plus nasi goreng). Sedangkan sebagian lagi adalah olahan dari kuliner Jawa. Ada bakmi Jawa Amongrogo yang cita rasanya diperkaya dengan parutan keju dan daun kemangi. Ada pula ramen ayam kecap, ramen ayam balado dan ramen ayam gulai. Semuanya merupakan varian bakmi Jawa.

Gerobak angkringan - Foto Barata
Gerobak angkringan – Foto Barata

Satu varian lagi adalah bakmi ayam pinir (singkatan dari pitik panir). Menu ini, menurut chef Winarso, adalah ayam yang dibelah dadanya, lantas lubang irisan di tengah dada diisi dengan bumbu, yang kemudian dioles dengan tepung panir. Setelah digoreng, di bagian dada ayam ditempatkan bakmi Jawa, seolah-olah lahar yang keluar dari gunung berapi. Untuk penambah rasa dilengkapi sambal tomat. Menurut chef Winarso dan juru masak Herry Subroto, menu ayam pinir tergolong banyak diminati. Meski yang menempati posisi paling favorit tetaplah bakmi Jawa.

Ramen ayam balado - Foto Barata
Ramen ayam balado – Foto Barata

Tembi mencoba menu “konvensional” bakmi goreng dan nasi goreng, serta menu “kreatif” ramen ayam balado. Bakmi goreng dan nasi goreng Jawa hasil sentuhan tangan Herry memang memanjakan lidah. Rasa bumbunya kuat, termasuk rasa manis dan gurihnya. Tidak soft, jadi melekat di lidah. Apalagi dimasak secara tradisional dengan arang. Kalau banyak bakmi Jawa lainnya didominasi rasa vitsin, bakmi dan nasi goreng ini lebih menonjolkan rasa kaldu dan bumbu. Sedangkan ramen ayam baladonya sedap. Bakmi yang ‘maknyus’ dikombinasi dengan gurih ayam dan pedas cabai, memang cocok.

Selain bakmi, disediakan pula kudapan, seperti tempe putri salju, rondo royal, pisang goreng legit, kentang goreng, tahu susur, pangsit goreng, keripik singkong, dan kacang goreng. Dua yang paling diminati adalah tempe putri salju dan pisang goreng legit. Pisang goreng legit adalah pisang goreng tepung yang dioseng dengan karamel, dan ditaburi wijen. Sedangkan tempe putri salju adalah tempe yang dibumbui, lalu digulung, kemudian diisi keju dan daging sapi, diberi tepung panir, digoreng, lantas diberi mayonese dan saos tomat.

Suasana nyaman dan asri - Foto Barata
Suasana nyaman dan asri – Foto Barata

Harga bakmi Jawa Rp 17.000, Amongrogo Rp 27.000, ramen ayam Rp 25.000, pinir Rp 25.000. Sedangkan kudapan rata-rata dibandrol Rp 5.000-7.000, kecuali tempe putri salju Rp 15.000. Disediakan pula aneka minuman teh dan kopi dengan kisaran harga Rp 3.000-Rp 8.000. Teh mint-nya sedikit pedas yang menyegarkan. Ada pula wedang uwuh, minuman khas Imogiri, yang membuat tubuh menjadi hangat.

Warung Boelondo berlokasi di Jalan Sajiono nomer 15, Kotabaru, persis di belakang SMAN 3 Padmanaba. Buka pada pukul 14.00-22.00. (*)

Tempe putri salju - Foto Barata
Tempe putri salju – Foto Barata

TINGGALKAN KOMENTAR