Balijava Batik Kudus ‘Wedari’ Ungkap Motif Batik Kudus

0
449
Koleksi Wedari
Koleksi Wedari

Kecintaan terhadap kain tradisional Indonesia dan semangat untuk membawa wastra Nusantara ke panggung fashion, menyatukan Bakti Budaya Djarum Foundation bersama Denny Wirawan untuk mengangkat Batik Kudus sebagai satu warisan wastra dari pesisir Jawa Tengah, Indonesia ke panggung fashion.

Bertajuk ‘Wedari’ koleksi terbaru Balijava Batik Kudus disuguhkan dalam peragaan busana di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis 28 September 2017. Wedari yang memiliki arti taman bunga ini merupakan pagelaran kolaborasi Bakti Budaya Djarum Foundation bersama Denny Wirawan yang memadukan fashion, budaya, teknologi, dan musik karya anak bangsa yang dikemas dalam sebuah pertunjukan menarik.

Denny Wirawan Bersama Renitasari Adrian
Denny Wirawan Bersama Renitasari Adrian

Batik Kudus yang menjadi inspirasi koleksi terbaru Denny Wirawan pada pagelaran busana Wedari ini merupakan warisan budaya dari pesisir Jawa Tengah yang berkembang sejalan dengan perkembangan kerajaan di Jawa.

Bersama Pendukung Acara Wedari
Bersama Pendukung Acara Wedari

Namun, dibandingkan dengan batik daerah lain, Batik Kudus kurang populer dan para pembatik mengalami kesulitan regenerasi. Hal ini mendorong Bakti Budaya Djarum Foundation untuk membangun kelompok pembatik muda dan menggagas pembinaan serta mengadakan pelatihan secara rutin sejak 2011 demi mengangkat dan menghidupkan kembali industri dan motif Batik Kudus.

Berbeda dari sebelumnya, Denny kali ini benar-benar terlibat secara langsung dalam proses pembatikan bersama dua kelompok pembatik binaan Bakti Budaya demi mendapatkan motif yang diinginkan. Banyak tantangan yang mewarnai dalam proses kreatifnya. Namun berkat komitmen yang kuat serta kerja keras Denny dan para pembatik, koleksi pun dapat rampung sesuai target.

Koleksi Wedari
Koleksi Wedari

“Yang spesial pada Wedari adalah saya terlibat dari awal terhadap pemilihan dan pembuatan motif batik Kudus. Bersama dengan Agam Riadi dan pembatik Kudus, saya ingin mengangkat beragam motif dan isen-isen Batik Kudus yang belum terpublikasi,” papar desainer anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) itu jelang peragaan.

Motif flora dan fauna nan elok dengan penuh warna ceria yang mengandung unsur hangat dan dingin semakin menambah khasanah kekayaan ragam motif wastra ini. Semuanya dikemas ulang oleh Denny dengan sentuhan kekininan tanpa meninggalkan kekhasan batik kudus itu sendiri. “Rupanya inspirasi dari kain batik kudus itu sendiri banyak bercirikan flora dan fauna,” tambahnya

Konten Terkait:  Semua Hari pada Pekan Ini Tergolong Baik untuk Melangsungkan Pernikahan

Malam peragaan busana ‘Wedari’ tampil sebagai sebuah pentas mode yang penuh harmoni dengan memadukan elemen tradisional serta kemajuan teknologi masa kini. Perpaduan elemen budaya, tarian, tata panggung dan video mapping karya generasi muda Indonesia, serta keindahan musik karya Yovie Widianto.

Koleksi Wedari
Koleksi Wedari

Kentalnya sentuhan musik tradisional Kudus dan Jawa Tengah dipadukan secara apik dengan musik modern, tak ayal menghanyutkan khayal para penikmat fashion yang juga dimanjakan dengan indahnya detail dan beragam tampilan pola yang disuguhkan Denny Wirawan.

“Kemeriahan Wedari dan keunikan dan filosofi Batik Kudus yang begitu sarat akan makna, menginspirasi saya untuk menciptakan 4 lagu berjudul Nyanyian Dewa, Cantiknya Jawaku, Sekar Wangi dan Ojo Lirik-Lirik yang akan melengkapi pertunjukan malam ini,” ujar Yovie Widianto.

Renita Sari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation dalam konfrensi pers ‘Wedari’ di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, mengatakan ingin sekali menginspirasi pecinta fashion dan masyarakat umum untuk semakin mencintai budaya Indonesia mulai dari musik, tarian hingga batik.

“Harapan kami, semakin banyak pihak dan generasi muda yang terjun ke dunia industri kreatif, mengangkat kain Indonesia sebagai inspirasi karyanya sehingga budaya tradisional Indonesia semakin dapat dicintai dan batik akan selalu menjadi tuan rumah di negara sendiri,” tambahnya

Koleksi Wedari
Koleksi Wedari

Dalam kesempatan yang sama, Denny Wirawan dan Samsung memperkenalkan 3 unit limited edition Samsung Galaxy Note 8 yang terinspirasi dengan kecantikan motif Batik Kudus, yaitu Bunga Dahlia, Bunga Matahari dan Merak Seruni. Ketiga unit Samsung Galaxy Note 8 limited edition ini akan dilelang dan hasil penjualan akan disumbangkan sepenuhnya kepada para pembatik yang berada di Kudus untuk membantu pemberdayaan dan pelatihan. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here