Dua Lagu Puisi Yudhis dari Donas di Sastra Bulan Purnama

0
327
Donas, foto Indra
Donas, foto Indra

Kali ini Donas, nama panggilan Rimawan Ardono, menggubah 2 puisi karya Yudhistira ANM Massardi menjadi lagu, dan dipentaskan dalam acara Sastra Bulan Purnama ke-72, dengan tajuk ‘Yudhistira Kembali Ke Yogya Membaca Sastra’, Rabu, 6 September 2017 di Amphytheater Tembi Rumah Budaya, Sewon, Bantul, Yogyakarta.

Dua puisi karya Yudhistira tesebut berjudul ‘Sebelum Pintu’ dan ‘Hujan Mawar’ dari buku kumpulan puisi ‘Perjalanan 63 Cinta”, yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia.

“Saya senang bisa menggubah puisi mas Yudhis menjadi lagu, apalagi puisi-puisi dia pernah dinyanyikan oleh Franky, keduanya bersahabat, dan saya tahun 1980-an bersama Franky juga menggarap sejumlah lagu,” ujar Donas sebelum mengalunkan lagu puisi karya Yudhis.

Donas sudah beberapa kali tampil di Sastra Bulan Purnama menggubah puisi karya sejumlah penyair. Misalnya, dia pernah menyanyikan puisi Landung Simatupang, Iman Budhi Santosa, Nana Ernawati, Dhenok Kristtiati dan sejumlah penyair lainnya.

“Pak Ons, bolehkah saya menggarap puisi Yudhis untuk Sastra Bulan Purnama edisi 72,” tulis Donas melalui pesan WA.

Karena sudah terbiasa tampil di Sastra Bulan Purnama, dan rupanya Donas ingin merayakan 6 tahun Sastra Bulan Purnama, dia meluangkan waktu untuk menggarap dua puisi Yudhis menjadi lagu. Dan ketika dua puisi itu dialunkan dengan petikan gitar, dan di sela-sela diwarnai dengan pembacaan puisi oleh Probo Wulandari, tampak Yudhis menikmati puisi karyanya yang dilagukan.

“Anak saya juga bermain musik, tapi ketika saya minta untuk membuat lagu dari puisi saya, dia menolak, alasannya karena, kata anak saya, puisi saya bahasanya jadul,” ujar Yudhistira ANM Massardi.

Dalam bermain musik, Donas memang hanya sendirian memetik gitar, tetapi suatu kali pernah kolaborasi dengan Otokbima Sidharta yang memainkan kedhang, salah satunya menggarap puisi karya Jane Ardhaneswari yang berjudul ‘Tarian Hujan’, atau selain bermain gitar Donas meniup harmonika.

Pada penampilannya untuk 6 tahun Sastra Bulan Purnama, dia juga mengalunkan lagu puisi berjudul ‘Perjalanan Laut’, yang katanya dia suka melagukan puisi itu, dan pernah dipentaskan untuk kesempatan lain.

“Perkenankan saya menyanyikan satu lagu lagi, tapi untuk kali ini bukan puisi Yudhis. Lagu puisi yang sudah sering yang nyanyikan berjudul ‘Perjalanan Laut’ karya Pak Ons Untoro,” kata Donas.

Puisi ‘Hujan Mawar’ yang dilagukan, nuansa bulan purnamanya terasa, maka selain dilagukan puisi tersebut digunakan untuk menghiasi kaos 6 tahun Sastra Bulan Purnama, dan dipajang pada bagian belakang kaos. Kita sertakan puisi tersebut:

Hujan Mawar

Cintaku, jangan kau tangisi bulan
biarkan cahayanya mencetak bayangan cinta
untuk kupeluk kala merindukanku
dari balik jendela kamarmu

biarkan harum tubuhmu terbawa awan
menjadikan air hujan wangi mawar
membasahi bibirku yang lama kelu
memanggilmu setiap waktu

Agustus 2003

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here