Lagu untuk Perempuan dari Ifa Fachir

0
597

Pentingnya sosok perempuan dalam kehidupan mengilhami musisi Ifa Fachir, yang sekaligus pionir dalam kelompok musik Maliq & D’Essentials. Sebuah pertunjukan bertajuk “Lagu untuk Perempuan” disuguhkan sebagai wujud apresiasi dan bentuk penghargaan Ifa Fachir kepada para perempuan hebat di Indonesia.

Maudy Koesnadi Membaca Puisi.
Maudy Koesnadi Membaca Puisi.

Lantunan musik orkestra yang syahdu mengawali pertunjukan di Auditorium Galeri Indonesia Kaya sore hari, Sabtu, 22 April 2017, dengan penampilan Mikha Tambayong yang menyanyikan lagu Melati Suci ciptaan Guruh Soekarnoputra. Di tengah-tengah penampilannya, puisi yang terinspirasi dari wanita dibacakan secara apik oleh Maudy Koesnaedi yang tampil anggun dalam balutan kebaya.

Mikha Tambayong
Mikha Tambayong

Dalam pertunjukan yang dikemas dalam bentuk mini orkestra ini, Ifa Fachir juga menggandeng sederet musisi tanah air lainnya yakni, Rizky Febian, Ify Alyssa, Radhini, Kamila, Yeshua Abraham dan Rick Karnadi. Mereka melantunkan lagu-lagu Indonesia yang populer di masanya dan bahkan kini, dengan gaya mereka masing-masing.

Kemudian giliran penyanyi pendatang baru Radhini Aprilya Hapsari, ‘Karena Wanita ingin Dimengerti’ dibawakan dengan baik oleh penyanyi muda yang mengembangkan kemampuan vokalnya di sekolah musik Purwacaraka. “Perhatikan Rani” dilanjutkan oleh Rick Karnadi.

Ifa Fachir
Ifa Fachir

Medley lagu ‘Aryati, Terlanjur Sayang dan Penantian Berharga’ dibawakan dengan apik oleh Rizky Febian, Rick Karnadi dan Yeshua Abraham. Meski lagu lama, aransemen Fia menjadikan lagu tersebut bisa dinikmati oleh semua kalangan. Pertunjukan menghibur dan menginspirasi lalu ditutup dengan pembacaan dua buah puisi oleh Maudy Koesnaedi yang diiringi instrumental orkestra lagu Wanita ciptaan Ismail Marzuki.

Seluruh pengisi Lagu Untuk Perempuan.
Seluruh pengisi Lagu Untuk Perempuan.

Ifa mengaku puas dengan persembahannya kali ini, apalagi pertunjukkan ini selain dipersembahkan untuk para perempuan di Indonesia, ia mengkhususkan pertunjukan ini untuk dua perempuan yang penting bagi Ifa, yaitu ibu dan adik perempuannya. “Ini menjadi pertunjukan orkestra lagu yang terinspirasi dari perempuan dan ditulis untuk perempuan,” kata Ifa. (*)

Konten Terkait:  Menikmati Pusaka Tari Empat Kerajaan dalam Gelar Budaya Catur Sagatra

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here