Benda-Benda Purbakala Peninggalan Zaman Kerajaan Mataram Pleret

0
774
Pengunjung melihat koleksi benda purbakala di Hanggar Museum Pleret Bantul. Foto: Suwandi
Pengunjung melihat koleksi benda purbakala di Hanggar Museum Pleret Bantul. Foto: Suwandi

Ada beberapa benda purbakala yang tersisa dari Kerajaan Mataram Pleret yang sekarang ini bisa dilihat oleh pengunjung di Museum Pleret Bantul, di antaranya adalah umpak, komboran, dan batu bata. Selain itu juga benda purbakala lain yang ditemukan sebelum masa Kerajaan Mataram Pleret di sekitar wilayah Bantul, seperti: arca, yoni, pagar benteng dan stupa. Semua koleksi itu bisa dilihat di Hanggar Museum Pleret Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Lokasi Hanggar berada di dalam kompleks halaman Museum Pleret Bantul, tepatnya di sisi timur laut.

Koleksi umpak besar peninggalan Kraton Pleret di Museum Pleret Bantul. Foto: Suwandi
Koleksi umpak besar peninggalan Kraton Pleret di Museum Pleret Bantul. Foto: Suwandi

Benda-benda purbakala yang berada di hanggar itu boleh dikatakan pula sebagai saksi bisu atas pemberontakan Trunajaya terhadap Keraton Mataram Pleret semasa Amangkurat I. Akibat pemberontakan itu pula, Keraton Mataram Pleret ditinggalkan dan akhirnya terbengkelai. Semuanya rusak, hanya tinggal puing-puingnya saja, seperti umpak dan peninggalan lainnya yang tersebar di berbagai tempat, termasuk di rumah-rumah penduduk. Keraton kemudian pindah ke wilayah Kartasura, yang kemudian dikenal dengan nama Keraton Kartasura Hadiningrat.

Koleksi komboran hewan semasa zaman kerajaan Mataram Pleret di Museum Pleret Bantul. Foto: Suwandi
Koleksi komboran hewan semasa zaman kerajaan Mataram Pleret di Museum Pleret Bantul. Foto: Suwandi

Menilik benda-benda purbakala yang tersisa dari zaman Kerajaan Mataram Pleret, pengunjung akan tahu bahwa benda-benda peninggalan itu umurnya sudah sangat tua, setidaknya sudah lebih dari 300 tahun. Namun begitu semua peninggalan itu masih utuh, karena terbuat dari batu andesit yang berukuran besar, misalnya umpak, batu bata dan komboran hewan. Salah satu umpak polos berukuran lebar bawah 54 cm, lebar atas 45, dan tinggi 48 cm. Diduga, umpak (alas tiang) itu sebagai bagian dari pendopo atau bangunan keraton kala itu. Benda peninggalan berupa komboran hewan (tempat untuk makanan) juga berukuran besar, panjang sekitar 1 meter dan lebar 40 cm. Demikian pula untuk tempat minuman hewan.

Konten Terkait:  Literatur Menarik tentang Peninggalan Zaman Megalitik di Sumatera Selatan
Grup sepeda lipat saat berkunjung ke Museum Pleret. Foto: Suwandi
Grup sepeda lipat saat berkunjung ke Museum Pleret. Foto: Suwandi

Di hanggar, juga ada benda-benda purbakala yang diduga berasal dari zaman kerajaan Hindu dan Buddha sebelum masa kerajaan Mataram Pleret, seperti arca, stupa, dan yoni. Benda-benda itu juga ditemukan di berbagai wilayah di sekitar bekas Keraton Mataram Pleret dan wilayah Kabupaten Bantul (sebutan sekarang). Sayangnya, hingga saat ini, benda-benda purbakala itu belum teridentifikasi secara jelas. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here