Penampilan Sunan Paku Buwana IX dengan Dua Pakaian Kebesaran

0
625

Berikut adalah dua foto diri Sunan Paku Buwana IX dari Keraton (Kerajaan) Surakarta dengan pakaian kebesaran yang berbeda. Pakaian pertama adalah pakaian kebesaran raja yang dalam buku Woodbury (Steven Wachilin, 1994, Buku Woodbury & Page, 1994, KITLV Press, Leiden) dikatakan sebagai pakaian pengadilan. Mungkin yang dimaksudkan adalah pakaian resmi dalam pertemuan dengan para pejabat/vassal kerajaan (penerimaan laporan dan lain-lain) dari para bawahan raja. Barangkali dalam rangka sidang-sidang pengadilan yang resmi raja memang mengenakan pakaian ini.

Sedangkan pakaian yang kedua adalah pakaian ala militer Belanda. Pakaian tersebut adalah pakaian resmi jenderal militer Belanda. Sunan Paku Buwana IX memang mendapatkan pangkat atau gelar kehormatan militer Belanda sebagai mayor jenderal. Kedua foto tersebut dibuat pada tahun 1866.

Nama lengkap Sunan Paku Buwana IX adalah Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwana IX. Ia lahir di Surakarta 22 Desember 1830. Memerintah mulai tahun 1861-1893. Nama kecilnya adalah Raden Mas Duksina. Ketika dewasa kemudian bernama Kanjeng Gusti Pangeran Harya Prabuwijaya. Ia adalah putra dari Sunan Paku Buwana VI yang dibuang di Ambon oleh Belanda karena mendukung Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830). Sunan Paku Buwana IX masih berada di dalam kandungan ibunya ketika ayahnya dibuang oleh Belanda ke Ambon.

Sunan Paku Buwana IX memiliki dua orang permaisuri, yakni Gusti Kanjeng Ratu Paku Buwana dan Gusti Kanjeng Ratu Maduretna dan dikaruniai 57 orang putra dan putri. Dalam kepemimpinannya Kasunanan Surakarta mengalami kemajuan pesat. Bangunan fisik Keraton Surakarta banyak yang direnovasi sehingga ia juga dikenal dengan sebutan Sinuhun Bangun Kedaton. Ia juga dikenal mencegah masuknya birokrasi Belanda di wilayah kekuasaannya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here